BANTUL - Tiga remaja pelaku klitih di Ring Road Wojo Sewon nekat menyerang pengendara mobil secara acak saat dini hari karena gagal menemukan orang yang mereka cari di wilayah Bantul.
Tanpa saling mengenal korban, para pelaku justru membacok mobil dengan celurit hingga rusak.
“Kalau saling kenal tidak ada,” kata Kapolsek Jetis AKP Sony Yuniawan saat jumpa pers di Polres Bantul Rabu (11/2/2026).
Kejadian berlangsung pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 04.00. Saat itu, RA mengendarai mobil Grand Livina bersama teman-temannya.
Sesampainya di Ring Road Wojo Sewon, RA hendak berbelok ke arah selatan. Tiba-tiba, dari arah utara muncul sepeda motor Aerox yang berboncengan tiga orang dan menerobos lampu merah.
Karena merasa curiga, RA kemudian mengikuti sepeda motor tersebut. Sesampainya di depan DM Sewon, sepeda motor itu berjalan beriringan dengan mobil RA.
Menurut keterangan RA, pengendara sepeda motor tersebut meminta untuk didahului.
“Namun saat mendahului pengendara sepeda motor ini mengeluarkan celurit dan sempat membacokan celurit tersebut ke mobil yang mengenai sebelah kanan atas sepion,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut, korban mengejar sepeda motor yang ditumpangi tiga orang tersebut.
Saat pengejaran, korban melihat pengendara sepeda motor mengeluarkan celurit panjang yang diseret di aspal hingga menimbulkan percikan api. Pengejaran berlanjut hingga simpang empat Barongan.
Baca Juga: Subsidi Disetop, Lansia Sleman Kini Harus Mandiri untuk Sekolah dan Wisuda
“Di simpang empat Barongan mobil RA terkena pembacokan dan mengenai kap depan, secara berulang-ulang,” tuturnya.
Setelah itu, sepeda motor pelaku terus dikejar hingga Padukuhan Bungas, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis.
Di lokasi tersebut, sepeda motor pelaku ditinggalkan bersama celurit, sementara para pelaku melarikan diri. “Mungkin disitu ada jalan buntu,” terangnya.
Berdasarkan kejadian tersebut, warga Bungas melaporkan peristiwa itu ke Polsek Jetis dengan mengamankan dua buah celurit dan satu unit sepeda motor.
Tidak berselang lama, pihak kepolisian kembali menerima laporan dari warga Bungas yang mengamankan dua orang yang diduga terkait dengan kejadian di simpang empat Barongan.
Atas laporan tersebut, petugas menuju ke tempat kejadian perkara.
Atas dasar laporan warga masyarakat pihaknya langsung menuju ke TKP. Setelah diperiksa ternyata benar memang dua orang sedang diamankan.
Kemudian dibawa ke Polsek Jetis untuk dilakukan pemeriksaan. “Nah dalam hal ini kita sudah mengamankan tiga orang,” katanya.
Ketiga pelaku masing-masing berinisial RSW, 17, pelajar asal Umbulharjo, Jogja; RR, 18, asal Umbulharjo, Jogja, serta CDR, 15, termasuk pelajar.
“Jadi untuk saat ini penanganannya kita lakukan penyidikan dan menjalankan proses di Polres Jetis,”
Ketiga pelaku diketahui tidak dalam keadaan mabuk saat menjalankan aksinya. Mereka mengaku membeli celurit melalui toko daring dengan tujuan untuk berjaga-jaga. (cin/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita