RADAR JOGJA – Wanita asal Riau membagikan sebuah postingan di akun tiktok pribadinya yang bernama @ekacintia89 .
Postingannya ramai usai memposting sebuah tangkapan layar dari laman facebook Sherly Salahi yang merupakan salah satu keluarga berisi tulisan meminta keadilan untuk keponakannya yang tewas.
Ia menceritakan jika saudaranya yang baru berusia 2 tahun 10 bulan meregang nyawa setelah diduga menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP).
Eka juga meminta pertolongan kepada Humas Polri, Hotman Paris, hingga bapak presiden Joko Widodo agar kasus ini diangkat dan pelaku diberi hukuman setimpal.
Karena pelaku masih dibawah umur, sangat sulit untuk meminta keadilan atas kejadian ini.
Pelaku pemerkosaan bernama Lutfi Nabil yang masih duduk di bangku SMP. Kejadiannya terjadi pada hari Selasa 21 November 2023 di Lubuk dalam Dalam Siak Riau.
Netizen bertanya – tanya kenapa bocah berusia 2 tahun bisa menjadi korban pemerkosaan oleh anak SMP.
Akhirnya pemilik akun tiktok bernama @ekacintia89 itu menjelaskan bahwa, ponakannya Jerika Sorta Uli Ciantury tersebut dititipkan ke neneknya karena sang ibu sedang fokus merawat adik korban yang baru lahir beusia satu bulan.
Lalu korban sedang ditinggal sendiri di rumah oleh sang nenek yang sedang menyelesaikan urusan sebentar, rumah pelaku hanya berjarak sekitar 5 menit dari rumah korban.
Hanya lepas dari pandangan sekitar 5 hingga 15 menit sang anak sudah tidak ada di rumah.
Usut punya usut ternyata korban dibawa ke rumah pelaku dan kejadiannya berjalan dengan cepat.
Setelah kasusnya diangkat ke tiktok akhirnya, netizen mulai membantu memviralkan kasus ini.
Berita ini juga telah mendapat respon dari Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak dan sedang diurus ke jalur hukum.
Sidang pertama akan dilakukan tanggal 6 Desember 2023 mendatang. Keluarga berharap ada kejelasan serta keadilan untuk korban.
Tante korban mengaku sudah berusaha mengunggah foto wajah pelaku namun selalu dihapus oleh tiktok.
Sehingga wajah pelaku sampai saat ini belum diunggah di tiktok namun bisa dilihat melalui laman facebook @Sherly Salahi.
Atas adanya kasus ini membuat netizen semakin waspada dan menjaga anak – anak agar tidak mengalami kasus yang sama seperti yang menimpa gadis berusia 2 tahun 10 bulan di Riau.
Beberapa netizen juga menuliskan komentar ungkapan miris dan tega yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban.
“Kalo meninggalnya karena sakit atau kecelakaan insyaallah bisa ikhlasin, tapi kalau kasus begini mana bisa ikhlas kalau belum dapat keadilan ya allah” Tulis @thina98
“Ya tuhan ga sanggup aku bayangkannya, aku juga punya anak perempuan pasti sakit banget rasanya. Tolong jaga setiap anak perempuan ya tuhan” Kata @khanasihombing.
Komentar – komentar bela sungkawa dan kesal pada pelaku banyak dikirim pada kolom komentar akun tiktok Eka sebagai rasa peduli sekaligus kasian kepada korban yang masih sangat kecil, dan harus meninggal dalam cara begitu tragis. (Tifara Annisa/Radar Jogja)
Editor : Bahana.