RADAR JOGJA – Bonita, salah satu musisi yang tampil dalam Ngayogjazz, menyerukan para musisi untuk tetap berkarya meskipun pandemi belum berakhir. Ia menyadari pandemi membuat banyak musisi yang banyak kehilangan panggung. “Mungkin tidak tetap di musik harus di bidang lain tidak apa yang penting tetap bergerak,” jelasnya saat ditemui di sela acara pada Sabtu (21/11).

Ia pun merasa beruntung tetap bisa tampil di Ngayogjazz yang diadakan di dusun Katangtanjung, Pandowoharjo, Sleman ini. “Awanya saya kira tidak akan ada Ngayogjazz tahun ini. Ternyata ada dan saya termasuk yang diundang,” ungkapnya.

Kali ini ia tampil bersama suaminya, Adoy. Tidak hanya itu, ia menggaet vokalis Kua Etnika, Silir Wangi dan pemain perkusi Sirkus Barock, Denny Dumbo. Ia membawakan 5 lagu yang diaransemen ulang dengan sentuhan etnik.

Ia tampil di Panggung Juang yang menyiarkan musik secara live bersama penampil lain seperti Brayat Endah Laras dan Kua Etnika. Ada pula Panggung Serentak dan Panggung Terjang yang digunakan untuk melakukan tapping. Selain itu, beberapa musisi juga telah mengirimkan rekaman video tapping mereka untuk ditampilkan di situs web ngayogjazz.com.

Turut hadir Staf Ahli Bidang Inovasi dan Kreativitas Kemenparekraf, Josua Puji Mulia Simanjuntak. Dia pun menegaskan untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru. “Kalau menikmati musik biasanya harus melihat langsung, sekarang dari rumah,” jelasnya. (asa/ila)

Seni dan Budaya