PURWOREJO – Sebanyak 38 instruktur tari dari 16 kecamatan di Purworejo mengikuti Pelatihan Tari Dolalak yang diadakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo, Kamis (9/5). Dalam pelatihan yang dihelat di Pendopo Kecamatan Purworejo, mereka mendapatkan materi tari Dolalak garapan terbaru yang diber judul Reroncen.

Kepala Bidang Pariwisata Dinparbud Purworejo Agung Pranoto mengatakan Reroncen merupakan tari yang berbeda dengan Dolalak paket yang pernah ada. Dengan kemasan yang berbeda, peserta pelatihan bisa menularkan ilmunya. “Reroncen ini akan semakin memperkaya varian dolalak kita,” kata Agung.

Menurutnya, adanya Reroncen menjawab pertanyaan dari masyarakat yang sudah terbiasa dengan Dolalak kemasan dalam Dolalak Paket. Adanya Rerocen itu akan mewarnai bentuk tari yang ada. Sehingga bisa meningkatkan kembali kegairahan berlatih.  “Pelatihan ini sekaligus untuk menyongsong Romansa Purworejo 2020,” imbuh Agung.

Dari pelatihan ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan festival seni yakni Tari Dolalak massal yang akan diselenggarakan Agustus nanti. Diharapkan dengan sisa waktu yang ada, instruktur akan segera turun ke lapangan dan melatih instruktur di tingkat sekolah baik SD maupun SMP.”Kami berharap seluruh sekolah nantinya sudah memiliki kemampuan menarikan ini,” katanya.

Salah satu peserta pelatihan Aditya Tri Cahyanto mengaku tidak terlalu sulit untuk menguasai tarian baru itu dibandingkan dengan paket yang lama. Bahkan dia menyebut tarian ini akan mudah dihapalkan oleh anak. “Lebih simpel dan Dolalaknya lebih terasa. Jadi memang sangat luwes dan menarik,” kata Aditya. (udi/din/by)

Seni dan Budaya