JOGJA – Suasana terlihat ramai di sebuah art and cafe di Tirtodipuran, Jogja, Selasa malam (28/8). Pengunjung kafe tersebut tak hanya memesan makanan dan minuman yang dijajakan. Lebih dari itu, mereka tampak asyik melihat dan menikmati karya-karya lukisan yang dipajang di dinding kafe itu.

Salah satu seniman visual muda yang berbasis di Jogja tengah mengadakan pameran bertajuk Musician in Watercolor. Hendra Arkan namanya. Pameran malam itu merupakan pameran tunggal perdananya.

Dalam karya-karyanya, seniman yang sempat mengeyam pendidikan di SMAN 10 Jogja ini banyak menampilkan sosok-sosok yang sedang memainkan musik. Apakah sosok-sosok ini nyatanya ada?

“Ya ada, ini semua teman-teman saya. Ada teman satu rumah, teman musisi, teman melukis. Semuanya teman,” ujar Hendra yang sudah tujuh tahun ini mendalami seni rupa.

Hendra menjelaskan, awalnya dia senang menggambar sketsa dari apa yang dia lihat. Tapi, lama kelamaan dia berpikir kenapa tak melukis orang yang sudah dia kenal saja.

“Oleh karena itu, saya mencoba untuk menuangkan sosok yang saya kenal ini ke dalam sebuah lukisan,” ungkapnya.

Dari semua lukisannya, semua membawa alat musik. Sesuai dengan judul pamerannya, menurut Hendra, karya ini sangat dekat dengan kehidupannya. Dia suka dengan musik, kenal dengan teman-teman musisi, pun demikian dia tinggal bersama rekannya yang seorang pemusik juga.

“Kebetulan saya tinggal dengan teman dari negara lain. Dari situ pula saya jadi tahu musik Afrika, Amerika Latin, dan jenis alat musik dari seantero dunia, akhirnya perbendaharaan musik jadi beragam. Nggambar dan dengerin musik kok ternyata enak,” tuturnya panjang lebar.

Total ada sepuluh lukisan yang dipamerkan. Lukisan ini semuanya menggunakan cat air. Dia mulai tertarik menggunakan cat air sekitar 2014 silam. Menurutnya, meski susah diaplikasikan namun penggunaan cat air jauh lebih efisien dalam prosesnya melukis.

Setelah pameran tunggal perdananya ini, Hendra pun sudah menyiapkan rencana lain. Salah satunya akan membuat lukisan tentang Lombok, yang hasilnya nanti akan disumbangkan ke warga korban gempa Lombok. (ila)

Seni dan Budaya