JOGJA – Setelah sempat vakum, kelompok ranah seni “Tenggara” kembali meluncurkan pamerannya di Jogja Gallery. Setelah sebelumnya juga sempat mengadakan pameran di Surabaya dan Kuala Lumpur.

Acara tersebut dibuka oleh kolektor sekaligus kurator ternama asal dari Magelang, Jawa Tengah Oei Hong Djien (OHD) di Jogja Gallery, Kamis malam (2/8).

PEMBUKAAN: Pameran seni rupa dibuka oleh Oei Hong Djien (OHD) di Jogja Gallery, Prawirodirjan, Gondomanan, Jogja, Kamis malam (2/8). (IVAN BAGAS FOR RADAR JOGJA)

“Ini pameran ke lima kami, bersepuluh, setelah terakhir kali diadakan di Kuala Lumpur,” ungkap Koorninator Kelompok Tenggara Dadi Setiyadi.

Seniman yang terlibat dalam pameran ini yakni Utin Rini, Agus Baqul, Ayu Arista Murti, Dadi Setiyadi, Heri Pur, Luddy Astaghis, Sumbul Pranov, Suryadi Suyamtina, dan Yaksa.

Pameran seni rupa yang diusung kali ini bertemakan “se-Yogya-nya” yang mempunyai dua makna yaitu kota “Yogya” di mana kota ini merupakan bahasa ibu dari kelompok tersebut. Arti lainnya yaitu “sebaiknya”, karena pada dasarnya acara tersebut bertujuan memunculkan kesadaran para anggota kelompok agar kembali memurnikan seni layaknya kasih sayang seorang ibu.

“Makna seyogyanya merupakan arti dari kesadaran untuk anggota agar memurnikan kembali seni seperti kasih ibu yang murni,” ujarnya.

Seni rupa yang dipamerkan berupa puluhan lukisan dan patung karya anggota dari kelompok ranah seni “Tenggara”. OHD mengapresiasi pameran tersebut karena banyak pembaharuan yang semakin berkembang berkat kerja keras dan semamgat dari kelompol tersebut.

“Saya ingin mengucapkan selamat atas digelarnya pameran ini dan lukisan yang di pajang pun semakin berkembang,” tegasnya.

Sementara itu, pada pembukaan hari pertama dihadiri oleh ratusan pengunjung dari seluruh kalangan masyarakat. Acara ini berlangsung selama 10 hari dari 2 hingga 12 Agustus 2018. Pengunjung dapat menikmati hasil seni rupa yang berkualitas tanpa dipungut biaya. (mg4/ila)

Seni dan Budaya