RADAR JOGJA – Objek wisata (obwis) di Kabupaten Purworejo tetap dibuka saat libur Hari Raya Idul Fitri mendatang. Tak ada penutupan obwis selama lebaran. Namun, pengelola obwis diminta untuk tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

“Pariwisata tetap buka dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kabupaten Purworejo Agung Wibowo, Senin (19/4).

Kunjungan ke obwis selama liburan lebaran mendatang diperkirakan tidak terlalu tinggi. Sebab, pemerintah mengeluarkan kebijakan melarang masyarakat untuk mudik. Langkah ini dimaksudkan untuk menekan penyebaran virus korona (Covid-19).

Agung memprediksikan obwis akan sepi pengunjung saat libur lebaran nanti. Meskipun, dia tak menampik saat ini kunjungan pariwisata masih dinamis. Namun, larangan mudik akan berpengaruh dunia pariwisata. Tingkat kunjungan akan menurun.

Agung tetap mengharapkan adanya kunjungan dari wisatawan lokal. “Kemungkinan turun (kunjungan obwis) karena ada larangan mudik. Kami hanya berharap dari wisatawan lokal saja,” sambungnya seperti dilansir dari Radar Purworejo.

Disebutkan, untuk antisipasi dan mempersiapkan libur lebaran akan memperketat prokes 5M di objek wisata. Dinparbud akan mengimbau pengelola obwis untuk menyediakan tempat cuci tangan dan sabun, hand sanitizer. Juga dalam menerapkan jaga jarak, memakai masker, hingga memperketat pengawasan. Kabupaten Purworejo memiliki 40 desa wisata dengan 41 objek wisata. Setiap desa wisata dan objek wisata memiliki ciri khas sendiri. (han/amd/ila)

Jawa Tengah