RADAR JOGJA – Mendekati Hari Natal dan Tahun Baru, Kota Magelang semakin semarak saja. Ini menyusul hadirnya ratusan lampion berwarna warni yang dipasang di kawasan Alun-Alun Kota Magelang.

Ratusan lampion warna-warni tersebut dipasang oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dengan pemasangan lampion ini, diharapkan menambah semarak Kota Magelang menyambut hari raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

”Sekarang, kami ganti menjadi warna-warni guna menyambut datangnya perayaan Natal dan Tahun Baru. Harapannya menambah semaraknya kota, karena di masa pandemi Covid-19 ini Pemkot Magelang tidak mengadakan perayaan tahun baru,” kata Kepala Bidang Pengelolaan PJU, Pertamanan, dan Pemakaman DLH Kota Magelang Yetty Setiyaningsih.

Sebelumnya, lampion yang dipasang berwarna merah dan putih guna menyambut HUT RI pada Agustus 2020 lalu. Rencananya, lampion-lampion yang dipasang di Alun Alun akan disesuaikan dengan tema atau momen tertentu, misalnya Imlek berwarna merah, dan di momen Natal Tahun Baru kali ini berwarna-warni.

Menurut Yetty, warna yang beraneka ragam memiliki filosofi bahwa masyarakat Kota Magelang yang majemuk dan beragam. Warna-warni juga berarti meriah dan gembira meski di tengah pandemi Covid-19. Terdapat dua lokasi yang dipasang sebanyak 286 buah lampion, yakni di depan Markas Polres Magelang Kota sebanyak 117 buah lampion, dan di depan Trio Plaza sebanyak 169 buah lampion.

”Tujuannya menambah daya tarik estetika kawasan alun-alun. Khususnya di malam hari, karena lampu lampion bisa menerangi kawasan tersebut. Warnanya berubah agar masyarakat tidak bosan menikmatinya,” jelasnya.

Menurut rencana warna lampion akan kembali berganti pada momen Hari Jadi Kota Magelang sekitar April 2021. Hanya saja, ia belum menyebutkan akan mengusung warna apa di momen spesial tersebut.

“Sebelum Hari Jadi Kota Magelang tahun 2021 akan kita ganti lagi warnanya. Jadi, sementara ini masyarakat bisa menikmati warna-warni lampu lampion tersebut bisa dengan berswafoto atau membuat videonya sebelum nanti berganti warna lagi,” paparnya. (sce/jko/ila)

Jawa Tengah