KUDUS – Pemenang Pilkada Kudus akan diketahui hari ini (4/7). Sebab, KPU Kudus melakukan proses pleno terbuka penghitungan suara di aula sekitar pukul 09.00.
Berdasarkan real count KPU, hasil Pilkada Kudus yang dilaksanakan 27 Juni 2018 pasangan M Tamzil-Hartopo mendapatkan suara terbanyak. Paslon nomor lima ini mendapatkan 214.213 suara atau 42,5 persen dari suara sah.

Dalam Pilbup Kudus ini ada 502.778 suara sah. Sedangkan, pesaing dekatnya Masan-Noor Yasin (Annoor) meraih 194.205 suara atau 38,53 persentase. Selisih dengan paslon nomor lima ini sekitar 3,9 persen.

Namun, Ketua KPU Kudus Moh.Khanafi mengatakan, hasil pleno tersebut nantinya sebagai dasar untuk menentukan siapa pemenang Pilkada Kudus. Rapat pleno terbuka penghitungan suara tersebut dimulai dari pemilihan gubernur-wakil gubernur Jateng dahulu.

Selepas itu, perhitungan suara pemilihan bupati-wakil bupati Kudus. “Persiapan sudah kami lakukan dengan baik,” katanya Selasa (3/7).

Dalam perhitungan itu, pihaknya mengundang tim sukses dari semua paslon, baik tim sukses pilgub maupun pilbup, Panwaslu, dan pihak terkait lainnya. Sehingga dalam proses pleno terbuka penghitungan suara tersebut disaksikan oleh banyak pihak.

Proses penghitungan suara tingkat kabupaten ini, lanjutnya, dilakukan secara terbuka. Bahkan, penghitungan sejak tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), Panitia Pemilu Kecamatan (PPK) sudah dilakukan terbuka. “Proses penghitungan sejak awal sudah terbuka, semua bisa mengawsi,” terangnya.

Tidak ada persiapan khusus dalam proses penghitungan suara tingkat kabupaten. Persiapan hanya sesuai kebutuhan yang ada. Sedangkan pengamanan dilakukan sesuai standar kepolisian. Karena yang memahami situasi yang ada saat ini. Namun, menurutnya, kondisi pasca pencoblosan kondusif. Gesekan antarpendukung tidak ada. “Usai penghitungan, semua pihak harus menerima hasilnya,” ujarnya. (jpg/ila)

Jawa Tengah