Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gaya Pakaian Disorot Netizen, Endah Subekti Tanggapi secara Diplomatis

Editor News • Minggu, 4 Juni 2023 | 22:09 WIB
INI LHO - Foto dan tato Ketua DPRD Gunungkidul yang jadi perbincangan di media sosial saat menghadiri acara Gunungkidul Batik Fashion Beach di Pantai Sepanjang, Kemadang, Tanjungsari Sabtu (3/6). (ISTIMEWA)
INI LHO - Foto dan tato Ketua DPRD Gunungkidul yang jadi perbincangan di media sosial saat menghadiri acara Gunungkidul Batik Fashion Beach di Pantai Sepanjang, Kemadang, Tanjungsari Sabtu (3/6). (ISTIMEWA)
RADAR JOGJA - Foto dan video Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih dalam acara Gunungkidul Batik Fashion Beach menjadi perbincangan di media sosial (medsos). Terkait hal tersebut, Endah menanggapi secara diplomatis.

Pantauan Radar Jogja, sedikitnya ada tiga foto yang menuai pro kontra. Foto pertama memperlihatkan Endah Subekti Kuntariningsih berpose duduk bersebelahan dengan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Foto kedua croping foto Endah memperlihatkan tato pada bagian tubuh. Kemudian foto ketiga, foto croping diperbesar.

"Sy yakin Bu Mega tdk memberikan contoh seperti itu, penilaian kinerja dgn etika sosial, moral dan adat ketimuran, tentu alat ukurnya berbeda, tetapi kalau keduanya digabungkan menjadi positif konstruktif dan punya nilai tambah tersendiri," tulis salah satu anggota grup WhatsApp yang menggunjingkan perihal itu.

Dalam grup WhatsApp lain juga demikian. Rata-rata mempermasalahkan pakaian yang dikenakan Ketua DPRD Gunungkidul ini karena dinilai tidak cocok dengan adat ketimuran.

Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menanggapi secara diplomatis pro kontra tersebut. Dalam pesan tertulisnya dia mengatakan, pakaian menawarkan berbagai kebaikan dan manfaat bagi pemakainya.

Berdasarkan dress code yang disampaikan Pak Bupati dua hari ini kepada Forkopimda dan OPD dan penewu adalah, baju pantai dan celana pendek bagi yang bisa menggunakannya,  kecuali yang berpakaian muslim. Untuk pria wajib.

"Sehingga pakaian yang saya digunakan  saya  sesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada, saya sesuaikan  dengan acara dan tempat yang kita  kunjungi, yaitu pantai," kata Endah.

Sehingga berpakaian dengan celana pendek dan Outfut Sabrina di pantai  harapannya  tidak menyebabkan masalah bagi si pemakai maupun lingkungan di sekitarnya. Ini karena Gunungkidul harus sudah mulai membuka diri dan mengikuti semangat zaman dan semangat pariwisata.

"Tentu saja asal masih dalam batas norma. Yang tentu norma pun terjemahan dan persepsi orang pasti berbeda," ujarnya.

Untuk diketahui, acara Gunungkidul Batik Fashion Beach digelar di Pantai Sepanjang, Kemadang, Tanjungsari. Kegiatan tersebut dimulai pada Sabtu (4/6) dan rencananya berakhir hari ini. (gun/dwi) Editor : Editor News
#Endah Subekti Kuntariningsih #Ketua DPRD Gunungkidul #Polemik tato #Gunungkidul Batik Fashion Beach