Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kabupaten Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengungkapkan, terdapat tiga paket proyek yang proses tender mulai berjalan. Di antaranya perbaikan Kantor Kapanewon Patuk dan jalan Tawang-Serut.
"Termasuk melanjutkan proyek penataan kawasan ibu kota kabupaten," kata Irawan Jatmiko saat dihubungi Rabu (22/3).
Tiga paket tersebut sekaligus menjadi proyek dengan pagu dengan total sebesar Rp 27 miliar. Dari informasi yang dihimpun Radar Jogja, masing-masing untuk pembangunan Kantor Kapanewon Patuk senilai Rp 3,1 miliar, perbaikan ruas jalan Sampang-Serut dengan panjang ruas 4,5 kilometer anggaran Rp 9,2 miliar dan proyek penataan kawasan ibukota kabupaten sebesar Rp 14,7 miliar."Ketiganya masuk proses lelang," ujarnya.
Dia menjelaskan, tahapan pembangunan masih dalam tahap perencanaan. Meski demikian, ditargetkan sebelum akhir tahun pembangunan sudah selesai. Dari ketiga proyek strategis itu, penataan kota tahap dua melanjutkan program tahun lalu."Rencananya, penataan wajah kota ini akan sampai di simpang tiga Kranon, Kepek, Wonosari," terangnya.
Selain itu, pembangunan juga masih seputaran kawasan bundaran Tugu Tobong. Sesuai perencanaan ada proses pemerataan jalan di seputaran bundaran, karena ada perbedaan ketinggian."Akan dibuat rata serta diaspal yang baru. Selain itu juga pemindahan drainase dan pembongkaran pagar GOR (Gedung Olahraga) Siyono," ucapnya.
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Gunungkidul, Sumaryanta mengingatkan pemkab agar pelaksanaan pembangunan di setiap proyek pembangunan memperhatikan kualitas. Proses lelang hendaknya dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.“Pelaksanaan program kegiatan tidak boleh asal jadi, tapi kualitasnya juga harus dapat dipertanggungjawabkan,” kata Sumaryanta. (gun/pra) Editor : Editor Content