GUNUNGKIDUL - Libur panjang Imlek 2026 mendongkrak kunjungan wisata ke Bumi Handayani.
Hingga 27 Februari 2026, total wisatawan tercatat mencapai 784.156 orang dengan perolehan retribusi tiket wisata sebesar Rp 9,8 miliar.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Nanang Putranto mengatakan, lonjakan signifikan terjadi pada akhir pekan pertengahan Februari yakni Sabtu (14/2/2026) tercatat 17.891 wisatawan berkunjung.
“Lalu Minggu (15/2/2026) meningkat tajam menjadi 32.149 wisatawan,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (1/3/2026).
Lonjakan signifikan pada Sabtu dan Minggu dengan total 50.130 pengunjung dan pendapatan Rp 619,5 juta.
Tren positif berlanjut pada Senin (16/2/2026) dengan tambahan 19.833 wisatawan dan pendapatan Rp 238.3 juta.
Kawasan pantai seperti Pantai Drini dan Pantai Sepanjang masih menjadi magnet utama.
“Memang kenaikannya ada di situ, saat libur panjang,” jelasnya.
Memasuki Ramadan, kunjungan mulai mengalami penurunan. Nanang menilai kondisi tersebut sebagai pola tahunan yang kerap berulang.
“Awal puasa biasanya sepi. Tapi menjelang akhir Ramadan hingga libur Lebaran, kunjungan akan meningkat sangat signifikan,” terangnya.
Secara kumulatif, capaian awal tahun 2026 menunjukkan tren pertumbuhan kuat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ia mencontohkan, pada 24 Februari 2025 realisasi retribusi pariwisata tercatat Rp 4,4 miliar dengan jumlah kunjungan 430.968 wisatawan.
Sementara pada periode yang sama tahun 2026, realisasi melonjak menjadi Rp 9,8 miliar dengan 783.575 wisatawan.
Artinya terjadi kenaikan Rp 5,3 miliar atau tumbuh 119,87 persen.
“Jumlah kunjungan pun meningkat 81,82 persen atau bertambah 352.607 orang,” tambahnya. (bas/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita