Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Polres Gunungkidul Pastikan Nihil Aduan Perang Sarung hingga Balap Motor pada Pekan Pertama Ramadan

Yusuf Bastiar • Rabu, 25 Februari 2026 | 19:00 WIB

 

Ilustrasi sekelompok pemuda hendak melancarkan aksi perang sarung.
Ilustrasi sekelompok pemuda hendak melancarkan aksi perang sarung.

GUNUNGKIDUL - Memasuki pekan pertama Ramadan, situasi kamtibmas di wilayah Gunungkidul terpantau kondusif.

Polres Gunungkidul memastikan tidak ada laporan maupun temuan aksi perang sarung dan balap liar yang kerap muncul saat bulan puasa.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Yahya Murray mengatakan, sejak hari pertama Ramadan pada 19 hingga 25 Februari 2026, jajaran kepolisian telah menyiagakan personel secara intensif.

“Personel polres maupun polsek kami siagakan untuk memantau dan mengamankan ketertiban masyarakat selama Ramadan. Terutama mengantisipasi perang sarung dan balap liar yang sering mengganggu warga,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026).

Yahya menjelaskan, hingga saat ini tidak laporan yang masuk, baik di tingkat polres maupun polsek.

Petugas yang melakukan penjagaan di sejumlah titik rawan juga tidak menemukan aktivitas yang mengarah pada perang sarung maupun balap motor.

Berdasarkan pemetaan kepolisian, potensi balap liar diperkirakan muncul di kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

Sedangkan untuk perang sarung, antisipasi dilakukan di ruas Jalan Gading-Nglanggeran serta Gading-Playen.

“Sejauh ini nihil. Tidak ada laporan maupun temuan di lapangan,” bebernya.

Selain fokus pada pencegahan perang sarung dan balap liar, kepolisian juga meningkatkan patroli saat waktu Tarawih hingga menjelang sahur dan selepas salat Subuh.

Penjagaan dilakukan hingga kondisi terang pagi hari.

“Ini untuk memastikan ibadah masyarakat berjalan nyaman sekaligus mencegah potensi tindak pidana seperti pencurian. Sampai saat ini juga tidak ada kasus menonjol selama Ramadan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Gunungkidul AKP Subarsana mengingatkan, tahun lalu sempat mengamankan 14 remaja yang terlibat perang sarung di kawasan Hutan Bunder, Kapanewon Playen pada 7 Maret 2025.

Penindakan dilakukan setelah beredar video berdurasi 2 menit 22 detik di media sosial yang memicu keresahan warga.

“Belajar dari kejadian itu, patroli Subuh kami intensifkan untuk meminimalisasi gangguan kamtibmas, khususnya menjelang pagi hari,” jelasnya.

Patroli pagi juga menyasar potensi balap liar yang berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas maupun perkelahian antarkelompok.

Dengan pengamanan rutin dan patroli berkelanjutan, pihaknya berharap situasi keamanan selama Ramadan tetap terjaga hingga perayaan Idul Fitri mendatang.

“Balap liar bukan hanya membahayakan pelaku, tapi juga pengguna jalan lain. Karena itu kami lakukan pencegahan sejak dini,” tambahnya. (bas/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#nihil aduan #balap motor #Polres Gunungkidul #perang sarung #ramadan