Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Balap Liar Jadi Sasaran Utama selama Operasi Keselamatan Progo 2026 di Gunungkidul

Yusuf Bastiar • Kamis, 12 Februari 2026 | 17:38 WIB
Jalan utama di kawasan alun-alun Wonosari.
Jalan utama di kawasan alun-alun Wonosari.



 

 


GUNUNGKIDUL - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunungkidul menengarai tiga ruas jalan di wilayah perkotaan Wonosari yang kerap dijadikan ajang balap liar oleh sejumlah anak muda.

Ketiga titik tersebut berada di Jalur Bong Cino Kalurahan Wonosari, jalur alternatif Gunungkidul-Sleman di Kalurahan Gading, Playen, serta Jalan Pampang di Kalurahan Pampang, Paliyan.


KBO Satlantas Polres Gunungkidul Iptu Sukamto mengungkapkan, identifikasi dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026. Balap liar menjadi salah satu sasaran penindakan dalam operasi tersebut.

“Kami terus melakukan pemantauan dan langkah pencegahan. Terutama ini agar terjadi ketertiban dan menekan angka kenakalan remaja di jalanan,” ujarnya saat ditemui di Polres Gunungkidul pada Rabu, (11/2).


Menurutnya, hingga saat ini razia khusus di lokasi tersebut memang belum digelar. Kendati demikian, upaya preventif terus dilakukan guna menekan potensi kecelakaan lalu lintas.

“Kami terus berupaya melakukan sosialisasi untuk mencegah terjadinya balap liar. Ini juga sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Gunungkidul,” jelasnya.

Baca Juga: Drawing Lengkap Piala Asia U17: Garuda Muda Tergabung di Grup B, ini Dia Daftar Lawannya

Dalam proses identifikasi, satlantas bekerja sama dengan Satuan Intelkam Polres Gunungkidul untuk memetakan lokasi yang rawan dijadikan arena balap liar. Selain itu, sejumlah spanduk larangan balap liar juga telah dipasang di beberapa titik strategis, salah satunya di Perempatan Selang, Kapanewon Wonosari.

Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa menegaskan, balap liar menjadi salah satu fokus penindakan dalam Operasi Keselamatan Progo 2026. Selain berpotensi menimbulkan kecelakaan, aktivitas tersebut juga mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Operasi ini tidak hanya untuk mengurangi risiko kecelakaan, tetapi juga menjaga kondusivitas wilayah,” tegasnya.

Baca Juga: Prediksi Brentford vs Arsenal Premier League Jumat 13 Februari Kick Off 03.00 WIB, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

Ia menambahkan, upaya penegakan hukum harus diiringi dengan pembangunan budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan. Kepatuhan di jalan raya, menurutnya, bukan semata-mata untuk menghindari sanksi, melainkan bentuk tanggung jawab bersama demi keselamatan.

Dengan pemetaan tiga jalur rawan balap liar tersebut, Damus berharap masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban lalu lintas, khususnya di kawasan Wonosari, Gading, dan Pampang, agar tetap aman dan kondusif.

“Saya telah berkeliling ke 142 dari total 144 kalurahan di Kabupaten Gunungkidul untuk mensosialisasikan kamtibmas kepada masyarakat,” tandasnya. (bas/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#satlantas #Kecelakaan #AKBP Damus Asa #Paliyan #polres #bong cino #Gunungkidul #balap liar