Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Endah Patuhi Program Pariwisata Lestari ala Prabowo, Pandan Laut Jadi Benteng Ekologis Pantai Sepanjang

Yusuf Bastiar • Kamis, 12 Februari 2026 | 14:37 WIB
Bupati Endah Subekti Kuntariningsih menanam pandan laut di Pantai Sepanjang pada Kamis (12/2/2026).
Bupati Endah Subekti Kuntariningsih menanam pandan laut di Pantai Sepanjang pada Kamis (12/2/2026).

GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai menguatkan konsep pariwisata lestari dengan menjadikan pandan laut sebagai benteng ekologis di Pantai Sepanjang.

Melalui apel gotong royong dan penanaman vegetasi pantai, Kamis (12/2/2026), Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan komitmennya menindaklanjuti program “Indonesia Asri” yang digagas Presiden Prabowo, sekaligus memperkuat mitigasi bencana dan daya dukung lingkungan destinasi wisata.

“Gotong royong pariwisata perdana ini menjadi bagian krusial mitigasi bencana di destinasi wisata. Kita memperkuat daya dukung ekologis dan kelestarian lingkungan,” ujar Endah saat ditemui di Pantai Sepanjang pada Kamis, (12/2/2026).

Menurutnya, pembangunan pariwisata berkelanjutan tidak bisa dijalankan sendiri.

Kolaborasi lintas instansi dan pelibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan.

Ia menegaskan, keselamatan wisata di area destinasi harus menjadi perhatian bersama.

Penanaman pandan laut dan cemara udang difokuskan di sisi selatan Pantai Sepanjang.

Vegetasi tersebut diproyeksikan menjadi benteng ekologis alami yang mampu menahan abrasi sekaligus memperindah lanskap pantai.

“Pohon ini akan membuat Pantai Sepanjang lebih ekologis, lestari, dan indah. Tolong dirawat dan dijaga. Ingatkan siapa pun kalau ada yang merusaknya,” pesan Endah.

Penanaman dilakukan sebagai langkah awal sebelum pembangunan infrastruktur pendukung seperti pedestrian dan talud, agar konstruksi tetap aman serta tidak mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, pemkab juga menyerahkan bantuan simbolis berupa peralatan gotong royong seperti angkong, pacul, dan sekop.

Selain itu, RS PKU Muhammadiyah Wonosari turut berkontribusi dengan memberikan 195 pelampung kepada Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) guna menunjang keselamatan wisatawan.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Papua Selatan: Pesawat Smart Air PK-SNR Ditembak Saat Mendarat, Dua Pilot Gugur, Penumpang Selamat!

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Gunungkidul Hary Sukmono menambahkan, penataan serupa akan dilanjutkan di destinasi lain.

Dengan gerakan gotong royong ini, ia berharap Pantai Sepanjang tidak hanya menjadi destinasi favorit, tetapi juga contoh pengelolaan wisata berbasis kelestarian lingkungan dan mitigasi bencana.

“Setelah Pantai Sepanjang, kami rencanakan penataan di Pantai Krakal dan pengembangan pantai religi seperti Pantai Ngobaran,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam membangun pariwisata.

Pemerintah, masyarakat, TNI, Polri, hingga pelaku usaha harus bergerak bersama.

Sebagai bagian dari penataan, pihaknya juga mendatangkan material batu kerpus untuk menutup area yang kerap tergenang air di Pantai Sepanjang.

Pokdarwis dan masyarakat diminta turut menjaga tanaman yang telah ditanam serta mencegah vandalisme demi menjaga estetika kawasan.

“Pembangunan pariwisata tidak akan berhasil jika dilakukan sendiri-sendiri. Kita butuh kolaborasi,” tandasnya. (bas)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#penanaman vegetasi pantai #pariwisata lestari #Endah Subekti Kuntariningsih #mitigasi bencana #Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih #indonesia asri #Pandan Laut #benteng ekologis