Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PKL Alun-Alun Wonosari Mulai Pindah ke Lapangan Tenis Taman Kuliner, Swadaya Sediakan Listrik dan Air

Yusuf Bastiar • Rabu, 28 Januari 2026 | 05:05 WIB

 

 

 

 

10 PKL Eks Alun-alun Wonosari sudah mulai berjualan di Lapangan Tenis Taman Kuliner sejak Sabtu lalu (24/1).
10 PKL Eks Alun-alun Wonosari sudah mulai berjualan di Lapangan Tenis Taman Kuliner sejak Sabtu lalu (24/1).

GUNUNGKIDUL - Pedagang kaki lima (PKL) eks Alun-alun Wonosari mulai menempati lokasi relokasi di Lapangan Tenis kawasan Taman Kuliner Wonosari. Sejak empat hari terakhir, sebagian pedagang sudah kembali membuka lapak.

Kendati demikian, aktivitas jual beli belum sepenuhnya berjalan optimal karena keterbatasan fasilitas dan akses.

Perwakilan PKL Lapangan Tenis Taman Kuliner Dobos mengungkapkan, para pedagang sebelumnya sudah tidak berjualan di Alun-alun Wonosari selama sekitar satu bulan menyusul rencana relokasi ke kawasan Besole.

Para PKL kini mulai menempati lokasi Lapangan Tenis Taman Kuliner seusai kesepakatan dengan pihak Pemkab Gunungkidul. “Mulai berjualan di taman kuliner sejak malam minggu (Sabtu, 24/1) kemarin. Tapi memang belum semua pedagang aktif,” ujarnya kepada wartawan pada Selasa, (27/1).

Dobos menjelaskan, dari total sekitar 50 PKL yang tergabung, baru sekitar 10 pedagang yang sudah aktif berjualan. Selebihnya masih menunggu perkembangan, terutama melihat potensi keramaian dan kesiapan lokasi.

“Selama satu pekan ini masih meraba pasar, membuka jalan dulu buat langganan. Lokasinya di belakang, aksesnya juga susah, jadi memang belum ramai,” tegasnya.

Selain persoalan akses yang minim dan lokasi yang tidak terlihat langsung dari jalan utama, sebagian pedagang juga terkendala modal usaha. Kondisi tersebut membuat tidak semua PKL langsung bisa beroperasi kembali. Kendala utama lainnya adalah belum tersedianya fasilitas dasar, seperti listrik dan air.

Menurut Dobos, hingga kini belum ada fasilitas yang disiapkan pemerintah di lokasi relokasi tersebut. “Listrik dan air belum ada. Dulu di alun-alun kami pakai jaringan PLN, sekarang sudah diputus. Saat ini pakai genset sendiri. Tidak pernah difasilitasi,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan PKL lainnya, Among Prakoso. Ia menyebutkan, hingga kini baru sekitar 10 pedagang yang aktif berjualan. Para pedagang terpaksa mengupayakan sendiri kebutuhan dasar demi tetap bisa menghidupi keluarga.

“Buat anak dan istri, mau tidak mau tetap jualan. Listrik dan air belum ada,” ujarnya.

Among menambahkan, ke depan pemerintah berencana menyiapkan fasilitas di kawasan tersebut. Namun, untuk saat ini pedagang masih harus berjuang secara mandiri.

Untuk mengatasi minimnya visibilitas lokasi, para pedagang berencana memasang banner sebagai penanda bahwa Lapangan Tenis Taman Kuliner menjadi lokasi relokasi PKL Alun-alun Wonosari. “Rencananya akan ada banner pemberitahuan relokasi PKL Alun-alun di sini,” tuturnya. (bas/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Alun-alun Wonosari #Taman Kuliner #PKL #Pasar Besole