GUNUNGKIDUL - Petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gunungkidul berhasil mengevakuasi ular kobra di dua permukiman warga wilayah Kapanewon Wonosari Rabu (12/11/2025) pagi.
Kepala Pelaksana UPT Damkarmat Gunungkidul Handoko membenarkan adanya dua laporan evakuasi ular yang diterima pada hari yang sama.
“Kedua kejadian berlangsung di wilayah Kepek dan Siraman. Petugas regu satu langsung diterjunkan untuk menangani situasi,” ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (12/11/2025).
Baca Juga: Jemaah Umrah asal Magelang Hilang di Makkah, Sempat Terekam CCTV Hotel Balik dengan Pakaian Terbalik
Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 08.30 di rumah Suwarno, seorang anggota kepolisian yang berdomisili di Padukuhan Ledoksari, Kalurahan Kepek, Wonosari.
Menurut laporan, pemilik rumah menemukan ular kobra yang telah memakan empat butir telur ayam miliknya.
Karena khawatir akan keselamatan, Suwarno kemudian menghubungi petugas Damkarmat.
“Ular berhasil kami evakuasi dengan aman. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi,” terangnya.
Sementara itu, Kasubag TU Damkarmat Gunungkidul Ngadiyono menyampaikan, beberapa jam kemudian, pada pukul 12.05 laporan serupa kembali masuk dari warga Seneng, Kalurahan Siraman, Wonosari.
Seorang warga bernama Adi Nur Hadi, 36, menemukan ular kobra di dalam kamarnya. Tak ingin mengambil risiko, ia segera menghubungi petugas damkarmat.
“Ular juga berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup dan kemudian diamankan untuk mencegah potensi bahaya bagi warga sekitar,” tambahnya.
Kedua kejadian tersebut ditangani oleh Regu 1 Damkarmat Gunungkidul. Handoko mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat memasuki musim hujan, ketika ular sering keluar dari sarang mencari tempat yang lebih kering atau sumber makanan.
Dengan meningkatnya laporan evakuasi hewan liar di permukiman, pihaknya berkomitmen memberikan layanan penyelamatan cepat dan aman bagi masyarakat.
“Warga sebaiknya menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah, menutup celah atau lubang yang bisa menjadi tempat persembunyian ular, dan segera melapor ke damkarmat jika menemukan hewan berbahaya,” imbuhnya. (bas/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita