GUNUNGKIDUL - Nahas menimpa sopir truk pengangkut hebel dari Sragen, Jawa Tengah. Hendak kirim barang ke Kapanewon Semanu, Gunungkidul, baru sampai Candirejo, Semin, mengalami kecelakaan.
Kapolsek Semin AKP Arif Heriyanto mengatakan, peristiwa kecelakaan tunggal (laka tunggal) terjadi di ruas jalan provinsi Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin pada Rabu (26/7) sekitar pukul 09.30
"Truk pengangkut hebel atau bata ringan terguling tak kuat menanjak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," kata Arif Heriyanto.
Berdasarkan oleh TKP, sebelum kecelakaan truk dengan nomor polisi AD 9529 BC dikemudian Dodik,39, asal Sragen, Jawa Tengah meluncur dari Sragen. Rencananya kirim barang ke Kapanewon Semanu.
"Sampai di tanjakan sopir berusaha mengendalikan truk, tapi tidak kuat hingga akhirnya terguling ke pekarangan warga,” ujarnya.
Dia memastikan dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa. Meski demikian korban mengalami kerugian material. Menjadi pembelajaran bersama bagi truk syarat dengan muatan, kata Arif.
"Kami meminta sopir hati-hati dan memastikan kendaraan dipastikan dalam kondisi yang baik," jelasnya.
Tidak hanya itu, sopir juga harus hafal medan agar perjalanan bisa lancar. Menurutnya, truk penuh dengan muatan jika telat mengoper gigi pada saat jalur menanjak bisa berakibat fatal.
Sementara itu, seorang warga Kalurahan Candirejo Yanto mengatakan, proses evakuasi melibatkan tiga kendaraan pengangkut batu. Arus lalu lintas sempat tersendat karena seluruh badan jalan dinetralkan dari lalu lalang pengguna jalan.
"Namanya juga di jalan ya, risiko selalu ada. Alhamdulillah sopir selamat," kata Yanto. (gun)
JALAN MUNDUR - Proses evakuasi truk pengangkut batu bata ringan melibatkan tiga kendaraan lain di tanjakan Candirejo, Semin pada (26/7)
Gunawan/Radar Jogja