RADAR JOGJA – Memasuki periode musim tanam utama, petani di Gunungkidul digelontor bantuan dari pemerintah senilai lebih dari setengah miliar. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk sarana dan prasarana (sarpras) pertanian.

Sebanyak empat kelompok tani dari 4 kapanewon mendapatkan dukungan sarana pertanian dari pemerintah pusat. Bantuan yang diberikan berupa dam parit dan pompa air bersumber dari APBN, prasarana dan sarana pertanian (PSP), Direktorat Jendral Tanaman Pangan anggaran Tahun 2022.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gunungkidul Rismiadi mengatakan, bantuan diberikan untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP). Artinya, hasil dari perbandingan antara jumlah luas penanam dalam pola tanam selama setahun dengan luas lahan yang tersedia hasilnya harus meningkat setiap tahun.”Ada empat kelompok tani mendapat bantuan,” kata Rismiyadi kemarin (16/10).

Masing-masing penerima, Kelompok Tani Ngudi Mulyo Semin mendapatkan bantuan pompa irigasi senilai Rp 170 juta. Kelompok Tani Ngudi Makmur, Jatisari, Ponjong mendapat Dam Parit senilai Rp 120 juta, Kelompok Tani Selo Kuncoro, Watu Gajah, Gedangsari mendapat bantuan dam parit Rp 120 juta dan Kelompok Tani Ngudi Makmur Ngawen juga mendapatkan Dam Parit senilai Rp 120 juta.”Dengan bantuan pompa petani harus berkomitmen meningkatakan juga musim tanam menjadi 4 kali. Selain itu juga harus berkomitmen perluasan wilayah tanam,” ujarnya.

Dikatakan, tahun ini petani di Gunungkidul juga diberikan bantuan pupuk cair untuk peningkatan produksi tahaman pangan serta jagung hibrida dari Dirjen Tanaman Pangan sebagai upaya percepatan luas tambah tambah tanam musim kemarau 2023.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengajak petani untuk mengenali jati diri wilayah. Melalui bantuan sarana dan prasarana pertanian diharapkan pertania mampu menjadi penyangga atau lumbung pangan di wilayah Provinsi DIJ.“Kuncinya petani harus mempunyai kemampuan yang kuat. Berkomitmen , menyiapkan regenerasi petani. Bapak ibu jangan dilarang kalau anaknya mau jadi petani, “ kata Sunaryanta. (gun/din)

Gunungkidul