RADAR JOGJA – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) akan menggelar Sirkuit Nasional Voli Pantai Seri I di Pantai Sepanjang Gunungkidul. Di lokasi ini, 2015 silam pernah dihelat untuk level Asia Pasific.

Ajang bergengsi ini akan dihelat di Pantai Sepanjang, Kemadang, Tanjungsari mulai 22 Juni sampai dengan 26 Juni mendatang. Bentang pasir pantai putih yang luas, padat dan bersih menjadi alasan khusus digunakannya lokasi ini. Lokasi yang memenuhi standar PBVSI.
Diselengarakannya sikuit nasional bola voli pantai ini, diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat dalam bermain bola voli pantai. Sekaligus juga menjadi salah satu media promosi potensi pariwisata, khususnya bagi Kabupaten Gunungkidul.

Panitia penyelenggara Danang Anggoro mengatakan, pasir Pantai Sepanjang sangat bagus. Tidak dimiliki di daerah lain seperti Bantul, dan kabupaten lain di Provinsi DIJ.”Jadi, dukungan alam yang cukup baik ini harus kita maksimalkan,” kata Danang Anggoro saat berbincang-bincang di kawasan Pantai Sepanjang Rabu (15/6).

Dengan adanya sirkuit nasional bola voli pantai di Kabupaten Gunungkidul ini juga akan dapat menimbulkan multiplier effect, yaitu peningkatan kunjungan pariwisata, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan pendapatan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) khususnya sektor perhotelan, rumah makan, dan kerajinan.”SIRNAS bola voli akan mempertandingkan dua nomor pertandingan, yaitu pertandingan 2×2 (2 lawan 2 ) dan 4×4 (4 lawan 4),” ujarnya.

Dalam penyelengaraan SIRNAS bola voli pantai seri I, panitia menargetkan jumlah peserta untuk nomor pertandingan 2×2 sebanyak 16 peserta (tim) dan untuk nomor pertandingan 4×4 sebanyak 8 tim.

Sementara itu perwakilan dari PBVSI Slamet Mulyanto mengatakan, event SIRNAS 2022 menjadi ajang promosi wisata Gunungkidul. Prestasi voli pantai menjadi bertambah meningkat. Tidak kalah penting, kata dia, sejak dua tahun ‘puasa’ event karena pandemi.”Harapannya ekonomi menjadi menggeliat,” kata Slamet Mulyanto.

Lantaran pendaftar membludak. Nanti tekhnis pertandingan langsung babak utama, sisanya kualifikasi. Bapak utama 24 tim putra dan 24 tim putri. Langsung masuk 16 tim putra dan 16 tim putri. Sisanya 8 tim diperebutkan melalui kualifikasi.”Nanti setiap provinsi hanya ada satu (perwakilan),” ujarnya.

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, panitia daerah sedang menyelesaikan pembuatan lapangan (venue) serta sarana dan prasarana pertandingan. Persiapannya sudah mencapai 80 persen.”Panitia daerah bekerjasama dengan beberapa elemen masyarakat,” kata Hary Sukmono.

Kerjasama tersebut melibatkan Pomdarwis Pantai Sepanjang, PHRI Kabupaten Gunungkidul, PP PBVSI, Pengda PBVSI DIJ, Pengkab PBVSI Kabupaten Gunungkidul, KONI Kabupaten Gunungkidul, serta Perbankan.”Jadi ini free, nonton gratis. Pelaksanaan kegiatan tetap mengedepankan prokes (protokol kesehatan),” terangnya.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta berharap event ini berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kepada panitia penyelenggara pihaknya berpesan agar mempersiapkan secara maksimal.”Jadi nanti efek dominonya bisa terasa. Kami gunakan penginapan di sekitar lokasi,” kata Sunaryanta.

Seorang pedagang, Yanti menyambut baik gelaran event bola voli pantai. Dia berharap dapat mendulang rezeki dari event nasional tersebut.”Sekaligus jadi hiburan, semenjak pandemi sepi,” kata Yanti.(gun/din)

Gunungkidul