RADAR JOGJA – Sebanyak 184 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Gunungkidul siap diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah. Mereka tergabung dalam Kloter 21 SOC dengan Kabupaten Sleman. CJH dari Gunungkidul tahun ini didominasi oleh aparatus sipil negara (ASN).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Setda Gunungkidul, Azis Saleh mengatakan, calhaj akan diberangkatkan pada 17 Juni 2022 pukul 09.00, dari masjid Al- Ikhlas Wonosari menuju asrama haji Donohudan, Solo.
“Kemudian diberangkat ke Tanah Suci Makkah pada 18 Juni 2022, pukul 11.30 dengan nomer penerbangan GIA 6121. Nantinya CJH bersama dengan Kabupaten Sleman menempati sektor 4 maktap 33,” kata Azis, Senin (13/6).

Dia menjelaskan, kondisi CJH asal Gunungkidul sejauh ini semua sehat. Terbagi dalam jamaah pria sebanyak 87 orang dan jemaah wanita 97 orang. Calon haji tertua berumur 64 tahun asal Sumber Kidul Ponjong. Sementara CJH termuda berumur 28 tahun asal Pudak, Tepus.

Untuk rincian pekerjaan CJH pedagang 26 orang, ibu rumah tangga 16 orang, Swasta 20 orang , Tani 4 orang, mahasiswa 2 orang, TNI/ Polri 2 orang, BUMN 3 orang dan lain- lain 1 orang. “Pekerjaan ASN masih mendominasi calon haji yakni berjumlah 110 orang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Gunungkidul, Sa’ban Nuroni mengatakan, seluruh CJH telah melakukan vaksinasi dosis empat. Sebelum berangkat dilakukan PCR. Diharapkan seluruh CJH memperoleh hasil negatif sehingga kloter ini dapat berangkat 100 persen. “Kami berharap semua dalam keadaan sehat, berangkat 184 orang pulang dari tanah suci jumlahnya utuh,” kata Sa’ban.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta berharap, selama di Tanah Suci Mekah seluruh calon haji menyiapkan fisik dan menjaga kesehatan. Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta agar fokus sehingga memperoleh kelancaran dalam melaksanakan rukun haji, sunah haji dengan sempurna. “Pulang di Gunungkidul dengan sehat bertemu dengan keluarga dan orang orang terkasih. Kembali ke masyarakat dengan menyandang haji mabrur,” kata Sunaryanta. (gun/bah)

Gunungkidul