RADAR JOGJA – Bupati Gunungkidul, Sunaryanta angkat bicara terkait keluhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang belum digaji oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul. Orang nomor satu di Bumi Handayani tersebut meminta mereka bersabar dan bersyukur karena telah lolos seleksi telah diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal tersebut disampaikan bupati di sela-sela kegiatan penyerahan buku nikah dalam sidang isbat terpadu di Balai Kalurahan Monggol, Saptosari, Rabu (8/6). Dia memastikan, gaji dan tunjangan tetap diberikan namun ada proses yang harus diselesaikan.“Nunggu dulu (pencairan gaji dan tunjangan).Secepatnya. Tapi, ada proses dan nanti pada waktunya akan diberikan ke masing-masing pegawai,” kata Sunaryanta.

Sementara itu, Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Kabupaten Gunungkidul Aris Wijatanto mengatakan, sejak menerima surat keputusan (SK) dan menandatangani Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT), sudah tidak mendapatkan upah sama sekali. Baik dari pemkab maupun melalui bantuan operasional sekolah (BOS) honor sudah dihentikan.”Kan, harus tetap bekerja ya. Mau tidak mau walau tidak ada gaji tetap diusahakan,” kata Aris Wijayanto.

Dikatakan, ratusan P3K lainnya telah diangkat menjadi ASN lingkup Pemkab Gunungkidul sejak 27 April 2022. Setelah surat itu diterima, maka langsung bisa bekerja di formasi yang telah disediakan. Secara ketugasan tidak berbeda jauh dengan saat menjadi guru honorer karena keputusan sesuai dengan kemampuan akademik.“Kami berharap gajinya bisa segera turun,” tegasnya.
Untuk diketahui, selama menjalani kontrak lima tahunan P3K akan mendapat gaji per bulan di kisaran Rp 3,5 juta. Gaji pokoknya sekitar Rp 2,9 juta dan ditambah tunjangan menjadi Rp 3,5 juta per bulan.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunungkidul Drajad Ruswandono saat dikonfirmasi kemarin tidak menampik, P3K di Gunungkidul belum mendapatkan gaji, meski sudah mulai bekerja. Menurutnya, ada beberapa hal administrasi yang harus diselesaikan agar sistem penggajian bisa terlaksana. (gun/din)

Gunungkidul