RADAR JOGJA – Pendapatan dari sektor wisata selama long weekend dan libur Waisak di Gunungkidul cukup tingggi. Dalam dua hari saja, kunjungan wisatawan mendekati angka 70 ribu orang. Jika nominalkan, angkanya mencapai lebih dari setengah miliar.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul, momentum akhir pekan dan libur Waisak menjadi pintu rejeki untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kepala Dispar Kabupaten Gunungkidul Muhamad Arif Aldian mengatakan, puncak kunjungan terjadi pada Minggu (15/05) mencapai 57.084 pengunjung. Sedangkan Sabtu (14/05) sekitar 12.761 pengunjung. “Selama dua hari itu, total ada 69.845 pengunjung, dan pendapatan dari retribusi wisata mencapai sekitar Rp 560 juta,” kata Arif Aldian saat dihubungi kemarin (16/5).

Dia menjelaskan, puncak kunjungan akhir pekan kemarin hampir menyamai puncak kunjungan libur Lebaran, yakni sebanyak 59.244 orang. Mereka datang dari rombongan. Kebanyakan dari Provinsi Jawa Timur. Kawasan wisata pantai masih jadi primadona.”Untuk Senin (kemarin) jumlah kunjungan wisata terpantau melandai. Diperkirakan hanya ada belasan ribu orang,” ujarnya.

Pihaknya berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Termasuk komunikasi dengan kepolisian, dan TNI dalam hal pengamanan. Dia mengingatkan, sekarang masih diberlakukan PPMKM Level 2. Penetapan level PPKM di tiap wilayah Provinsi DIJ tertera dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 24 tahun 2022 tentang
Pemberlakuan PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1 COVID-19 di Jawa-Bali.

Inmendagri diteken Mendagri Tito Karnavian pada Senin (9/5/2022). Inmendagri PPKM di Jawa-Bali tersebut berlaku mulai 10 hingga 23 Mei 2022. Provinsi DIJ, termasuk Kabupaten Gunungkidul masuk PPKM Level 2. Menurut WHO, PPKM level 2 berarti angka kasus COVID-19 di suatu daerah antara 20 dan kurang dari 50 orang per 100 ribu penduduk per minggunya.

Sementara itu, Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Kabupaten Gunungkidul, Marjono mengatakan, upaya pengamanan dimaksimalkan selama akhir pekan ini. Petugas diterjunkan untuk berpatroli sekaligus memberikan imbauan pada para pengunjung. “Kami minta para pengunjung mematuhi imbauan petugas,” kata Marjono. (gun/din)

Gunungkidul