RADAR JOGJA – Ratusan rumah di dua kalurahan wilayah Kapanewon Semanu porak poranda diterjang angin kencang. Untuk mempercepat proses penanganan dan pemulihan pihak terkait langsung mendirikan posko terpadu di lokasi bencana.

Berdasarkan data yang dihimpun, lokasi kejadian berada di Kalurahan Semanu dan Kalurahan Pacarejo sekitar pukul 07.00 WIB Selasa (22/2). Saksi mata warga Sambirejo, Semanu Kadiran mengatakan, angin kencang tidak didahului dengan hujan deras. “Terdengar suara ledakan travo listrik, disusul suara gemuruh. Saya keluar dari rumah angin bertiup kencang,” kata Kadiran Selasa.

Tak lama berselang, bangunan rumah milik anak yang lokasinya persis di depannya roboh rata dengan tanah. Dirinya hanya diam dan duduk terpaku sambil melafalkan doa agar bencana mereda. “Saat kejadian rumah anak saya ini dalam posisi kosong,” ungkapnya.

Rupanya kejadian itu juga dialami tetangga kanan kiri. Mereka berteriak histeris menyaksikan genting beterbangan. “Saya hanya bisa pasrah. Rumah berantakan seperti ini, bersyukur semua selamat,” ucapnya.

Sementara Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul Sri Suhartanta mengaku masih terus melakukan pendataan kerusakan. “Sejauh ini lebih dari 200 kepala keluarga (KK) terdampak. Belum ada laporan warga yang mengungsi,” kata Sri Suhartanta.

Pascakejadian langsung dilakukan rapat koordinasi (rakor) dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Penentuan status kebencanaan masuk dalam agena pembahasan rakor. “Untuk memutuskan apakah ditetapkan status darurat atau tidak,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Pacarejo Suhadi mengungkapkan setidaknya lima padukuhan di wilayahnya terdampak terjangan angin kencang. Setidaknya ada sekitar 236 rumah warga mengalami kerusakan skala ringan hingga berat. “Ada 2 rumah warga dilaporkan rata dengan tanah,” kata Suhadi.

Dia memastikan, sampai saat ini belum dilaporkan secara resmi ada tidaknya warga yang terluka. Namun untuk penanganan sudah disiagakan, bekerjasama dengan Rumah Sakit Pelita Semanu. “Kami juga menyiapkan posko penanganan dipusatkan di Balai Padukuhan Jelok melibatkan dari personil BPBD, relawan,” ungkapnya.

Sedangkan di Kalurahan Semanu, Bhabinkamtibmas Briptu Widya Pangestika menyampaikan, Pedukuhan Sambirejo, salah satu wilayah terdampak. Lebih dari 40 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. “Kami akan membantu penanganan, salah satunya dengan mendirikan dapur umum,” kata Widya (gun/bah)

Gunungkidul