RADAR JOGJA – Program vaksinasi kelompok umur 6-11 tahun ditarget selesai bulan ini. Hingga sekarang capaian vaksinasi Covid-19 kategori kelompok umur tersebut telah mendekati 50 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan, vaksin kelompok anak Sekolah Dasar (SD) dimulai pertengahan Desember 2021. Total sasaran bagi kelompok umur ini mencapai 56.586 anak.
“Kami menargetkan sebelum akhir Januari tahun ini, dosis 1 vaksinasi Covid-19 bagi 6-11 tahun selesai,” kata Dewi Irawaty saat dihubungi kemarin (16/1).

Bahkan, pihaknya optimistis pada minggu ketiga Januari target dapat tercapai. Berdasarkan data hingga 14 Januari, capaian dosis 1 bagi 6-11 tahun sudah 49 persen atau hampir separuh dari target. Percepatan vaksinasi 6-11 tahun dilakukan dengan dukungan seluruh puskesmas. “Vaksin kelompok umur 6-11 tahun secara umum berjalan lancar,” ujarnya.

Salah satu indikatornya, belum ada penolakan baik dari pelajar maupun wali terkait vaksinasi Covid-19 bagi anak 6-11 tahun ini. Namun diakui diantaranya ada penundaan vaksinasi karena sejumlah kondisi, seperti baru sakit dan sebagainya.

Bagaimana dengan efek KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi) pada kelompok anak 6-11 tahun? menurutnya KIPI bersifat ringan. Adapun untuk gejala berat dilaporkan ke Komisi Daerah Lansia (KOMDA) DIJ untuk dikaji lebih lanjut. “Setelah dicek KOMDA DIJ, gejala berat yang muncul bukan terkait vaksin,” ucapnya.

Dikatakan, untuk vaksinasi booster, prosesnya disesuaikan dengan situasi karena belum jadi prioritas dan menyesuaikan ketersediaan stok vaksin. Program vaksinasi booster difokuskan pada kelompok lanjut usia (lansia), warga rentan, serta petugas pelayanan publik. Namun saat ini lansia jadi prioritas booster.

“Tidak ada kewajiban bagi lansia untuk menerima booster. Namun kami berharap lansia mengikuti program ini karena sudah disiapkan oleh pemerintah secara gratis,” ungkapnya.

Dewi menyebut, diperkirakan ada 124 ribu warga lansia di Gunungkidul yang akan menerima vaksin booster. Namun jumlah itu bersifat tentatif karena menyesuaikan dengan kondisi penyakit bawaan lansia.

Sementara itu, perwakilan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) DIJ Kabupaten Gunungkidul, Eko Susilo mengatakan dukungan vaksinasi mulai diberikan sejak awal tahun. Melaksanakan vaksinasi sebanyak 1.600 dosis dengan sasaran pelajar SD dengan kelompok umur 6-11 tahun. Prioritas tersebut sesuai dengan target dinkes setempat untuk menyelesaikan vaksinasi 6-11 bulan ini. “Total tervaksin sudah mendekati target, yaitu lebih dari 1.500 sasaran,” kata Eko Susilo. (gun/bah)

Gunungkidul