RADAR JOGJA – Kurang konsentrasi saat berkendara akibatnya bisa fatal. Di jalur wisata pesisir Pantai Selatan misalnya, minibus mengalami kecelakaan tunggal gara-gara sopir tidak fokus saat berkendara.

Seorang warga setempat Saiful mengatakan, peristiwa kecelakaan terjadi Selasa (14/12) sekitar pukul 9.30 WIB. Lokasinya ada di depan SMKN 1 Tanjungsari, Jalan Baron, Padukuhan Rejosari, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari.”Informasinya, sopir mendahului kendaraan lain. Niatnya mau ngerem, tapi malah injak pedal gas. Terhenti setelah menabrak pagar dan ngglimpang (terguling),” kata Saiful.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa laka tunggal di jalur wisata pantai. Kejadian sekitar pukul 09.30 WIB dan dilaporkan ke polisi pukul 10.00 WIB. “Iya kejadian laka tunggal,” kata Suryanto.

Kecelakaan tunggal kendaraan Toyota Innova Nomor Polisi AB-1513-IY menyebabkan mobil terbalik melintang di jalan. Sempat mengganggu arus lalin menuju kawasan wisata pantai dan bisa terurai setelah dievakuasi. “Dugaan sementara, pemicu kecelakaan karena (sopir) kurang konsentrasi ketika berkendara,” ujarnya.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saks-saksi, sebelum kejadian sopir diketahui bernama Arif Budiman, 33, warga Mlati, Sleman asyik ngobrol dengan penumpang. Pria kelahiran Jakarta itu membawa empat penumpang.
Melaju dari arah utara (Wonosari) menuju ke arah selatan kawasan Pantai Baron. Sesampainya di tempat kejadian perkara pengemudi bermaksud meninjak rem namun salah meninjak gas, mobil menabrak pagar rumah warga kemudian terbalik.

“Body mobil sebelah kanan depan mengalami kerusakan, kaca samping sebelah kiri pecah, spion pecah kerugian materi kurang lebih Rp 10 juta,” ungkapnya.
Menurut dia, baik pengemudi maupun penumpang dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Semua selamat. Bagaimana dengan kelengkapan dokumen berkendara? pengemudi memiliki SIM aktif, dan surat-surat kendaraan lengkap. “Penyelesaian pagar warga yang rusak langsung diselesaikan secara kekeluargaan di tempat kejadian dengan disaksikan warga dan dukuh,” bebernya. (gun/bah)

Gunungkidul