RADAR JOGJA – Seorang pemancing dikabarkan hanyut di sebelah barat pantai Jungwok, Jepitu Girisubo Gunungkidul, Minggu pagi (3/10). Identitas pemancing atas nama Anggit Kriswahyudi, 33, Warga Punukan Wates, Kulonprogo. Kejadian berlangsung sekitar 05.30 WIB. Hingga kini tim search and rescue unit gabungan tengah melakukan pencarian.

Kepala Kantor Basarnas Jogjakarta Lalu Wahyu Efendi memastikan pencarian terus berlanjut. Dia menerjunkan 1 tim penyelamat dari Pos Basarnas Gunungkidul. Fokus pencarian di kawasan perairan tempat lokasi hanyut. Menggunakan perahu Jukung milik SAR Linmas Wilayah 1 Sadeng.

“Posisi jatuh tepatnya di tebing Grendan, lokasinya sebelah barat pantai Jungwok. Korban ini sudah datang dari Sabtu (2/10) bersama 6 orang temannya. Namun pagai tadi pukul 05.30 WIB korban terpeleset jatuh ke laut dan terbawa arus ke timur,” jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/4).

Wahyu menuturkan pencarian terbagi di beberapa lokasi. Selain kawasan perarian juga daratan. Dengan melakukan pemantauan dari sisi tebing. Adapula pemantauan dan penyisiran di kawasan Pantai Jungwok.

“Pencarian hari ini sampai sore ini pukul 17.00 WIB, korban belum ditemukan dan pencarian akan di lanjutkan besok pagi,” katanya.

Koordiantor SAR Wilayah 1 Sunu Handoko menambahkan pihaknya menerima laporan 06.15 WIB. Setelahnya bergerak cepat dengan mendatangi lokasi jatuhnya korban. Selain itu juga berkoordinadi dengan tim SAR Gabungan.

Berdasarkan identitas, sosok korban merupakan anggota Polri aktif. Sunu menuturkan korban adalah anggota Intel Polsek Kokap Kulonprogo. Sementara berdasarkan keterangan saksi, kedatangan untuk mancing di kawasan Tebing Grendan.

“Dari identitasnya anggota Polri aktif. Datang ke Grendan untuk mancing. Sehari sebelumnya sudah datang di rumah temannya. Setelah kumpul langsung menuju lokasi memancing,” ujarnya.

Pencarian berlangsung intens sejak pagi harinya. Tim terbagi menjadi darat dan laut. Pencarian berlangsung dalam radius dari titik jatuh ke laut. Pencarian dengan perahu juga mengarah ke timur. Ini karena arus cenderung kencang ke timur saat kejadian berlangsung.

Hingga saat ini, Sunu memastikan belum ada tanda-tanda korban ditemukan. Pencarian, lanjutnya, masih akan berlangsung. Setidaknya pemantauan dari atas tebing pada malam hari.

“Pencarian terus dilakukan, personel semakin ditambah dan penyisiran darat maupun melalui laut semakin diperluas. Namun hingga laporan ini disampaikan, kondisi masih belum diketemukan atau masih dalam pencarian,” ujarnya. (dwi)

Gunungkidul