RADAR JOGJA – Jumlah Rukun Tetangga (RT) dengan status zona hijau atau kategori penularan rendah Covid-19 di Kulonprogo terus mengalami peningkatan. Gugus tugas setempat mencatat kini angkanya telah mencapai 95,31 persen.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati menyampaikan, tercatat hingga Jumat (10/9) jumlah dengan status zona hijau mencapai 4.268 RT. Angka tersebut menyentuh prosentase 95,31 persen dari total RT di Kulonprogo yang diketahui berjumlah 4.478 RT.

Kemudian untuk zona lainnya, lanjut Baning, ada sebanyak 208 RT yang masuk zona kuning atau wilayah dengan resiko penularan rendah dan dua RT masuk zona oranye atau resiko penularan sedang. Lalu untuk RT dengan zona merah, gugus tugas memastikan tidak satupun RT di Kulonprogo yang masuk resiko penularan tinggi.”Untuk di Kulonprogo tidak ada RT atau pedukuhan yang masuk zona merah,” terangnya, Jumat.

Pada Jumat (10/9), gugus tugas mencatat ada penambahan kasus positif sebanyak 55 kasus. Sehingga total jumlah kasus Covid-19 di Kulonprogo menjadi 21.561 kasus. Jumlah tersebut terdiri dari 530 kasus menjalani isolasi, 20.613 kasus sembuh dan 418 kasus meninggal.”Kami imbau masyarakat supaya tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, agar penambahan kasus di Kulonprogo tidak kembali tinggi,” imbuhnya.

Wakil Bupati Kulonprogo Fajar Gegana menyatakan bahwa adanya penerapan PPKM dan percepatan vaksinasi memang cukup berdampak pada penurunan kasus di Kulonprogo. Sehingga dia meminta masyarakat turut aktif berpartisipasi dalam dua upaya tersebut agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

Di Gunungkidul, grafik kasus harian Covid-19 terus menurun. Tren positif tersebut berlanjut kepada zona PPKM tingkat RT.“Sudah tidak ada zona merah,” kata Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty.

Jumlah penambahan kasus Covid-19 terbaru sebanyak 10 orang. Sehari sebelumnya 24 orang, dan sembuh 42 orang. Berdasarkan pemetaan zonasi PPKM tingkat RT, dari total 6.854 RT semuanya nihil zona merah.“Ada enam RT masuk zona oranye. Zona oranye terbanyak berada di Kapanewon Karangmojo dengan tiga RT. Sementara untuk Kapanewon Panggang, Playen dan Wonosari masing-masing ada satu RT masuk zona oranye,” ujarnya.

Menurut dia, Gunungkidul 96,05 RT sudah masuk zona hijau. Hanya 3,87 yang masuk zona hijau dan 0,09 persen zona orange. Sementara jumlah BOR rumah sakit rujukan Covid-19 Gunungkidul telah berada di bawah 30 persen.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan, percepatan vaksinasi jadi salah satu upaya agar status PPKM bisa turun level. Pemerintah menargetkan bulan depan 70 persen warga tervaksin.“Saat ini percepatan vaksinasi Covid-19 jadi prioritas kami,” kata Drajad Ruswandono. (gun/inu/pra)

Gunungkidul