RADAR JOGJA – Satpol PP Kabupaten Gunungkidul gencar melakukan razia objek wisata. Sasarannya pengelola wisata yang nekat beroperasi ditengah kebijakan PPKM Level 3.

Kepala Bidang Penegakkan Perda Satpol PP Kabupaten Gunungkidul, Sugito mengatakan, setelah mendapat perintah langsung dari Bupati Sunaryanta, pihaknya bergegas melakukan pengecekan kesejumlah lokasi obyek wisata yang ditengarai beroperasi.

“Hasil pengecekan, memang kami temukan ada aktivitas wisata salah satu resto di pesisir. Modusnya, memberi bonus free kunjungan kepada tamu hotel karena masih satu manajemen,” kata Sugito saat dihubungi Jumat (10/9).

Karena pada saat pengecekan hanya bisa bertemu dengan penjaga keamanan, maka pihaknya membuat berita acara untuk diberikan kepada pimpinan pengelola wisata. Pengelola diminta menahan diri. “Karena menurut peraturan, nantinya ada penunjukan tempat wisata yang akan melakukan uji coba buka,” ujarnya.

Oleh sebab itu kepada manajemen diminta tutup terlebih dahulu. Dilarang melakukan aktivitas wisata, sebelum ada kebijakan baru. Namun jika nantinya tetap ngeyel pihaknya akan melakukan tindakan tegas. “Mari kita jaga bersama-sama agar situasi tetap kondunsif,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul Harry Sukmono memastikan, hasil koordinasi dengan Tim Pengendalian Pengawasan Penegakan Hukum (Dalwasgakum) Kabupaten Gunungkidul kawasan wisata masih tutup hingga 13 September 2021. “Hal ini sesuai keputusan pemerintah pusat mengenai perpanjangan PPKM level 3 untuk seluruh DIJ,” kata Harry Sukmono.

Harry memahami, situasi yang dihadapi pengelola wisata cukup berat. Tetapi karena kondisi belum memungkinkan, setiap kebijakan harus didukung supaya Covid-19 terkendali dan pandemi segera usai. “PPKM level 3 diatur oleh Kemenparekraf. Untuk sementara wisata di Gunungkidul masih tutup,” tegasnya. (gun/bah)

Gunungkidul