RADAR JOGJA – Masih adanya orang kaya di Gunungkidul yang mengabaikan kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Jika dibanding dengan orang miskin ternyata ketaatan bayar pajaknya justru kalah.

Hal ini membuat Bupati Gunungkidul Sunaryanta kecewa. Dia bahkan siap menindak tegas terhadap ketidakpatuhan wajib pajak dari kalangan berduit tersebut. Dengan demikian kedepan tanggungjawab dapat benar-benar dilaksanakan dengan baik.
Dia pun meminta mulai tahun ini harus bersikap tegas. “Karena PBB dengan pokok ketetapan kecil yang menjadi kewajiban rakyat kecil, bahkan warga miskin, justru tertib membayar. Mosok yang kaya kok nggak mau bayar pajak,” kata Sunaryanta ditemui di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari Selasa (5/4).

Tidak hanya gertak sambal, Sunaryanta juga berjanji segera merealisasikan tindakan tegas terhadap wajib pajak yang membandel. Kata dia, agar lebih efektif identitas wajib pajak yang membandel diumumkan ke publik.”Pendapatan dari sektor pajak masih menjadi andalan agar pembangunan di Gunungkidul bisa berjalan lancar,” ucapnya.
Kepada para petugas pungut pajak, pihaknya akan memberikan apresiasi dan dukungan seara penuh. Dalam upaya menambah semangat bagi petugas pungut PBB di kanapewon, akan diberikan penghargaan secara khusus, termasuk panewu yang berhasil membawa masyarakatnya lunas awal dalam membayar PBB.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Dearah (BKAD) Kabupaten Gunungkidul, Saptoyo melaporkan jumlah obyek pajak tahun 2021 sebanyak 602.483 obyek pajak. Untuk jumlah ketetapan pajak mencapai Rp 25,5 miliar, dan prosentase kenaikan ketetapan 0,78 persen. “Untuk target penerimaan PBB tahun 2021 mencapai Rp 22 miliar,” kata Saptoyo.

Berdasarkan data dalam dua tahun terakhir, wilayah yang lunas awal membayar PBB justru daerah pinggiran, dengan notabene banyak warga miskin. Di 2019 dan 2020, Kapanewon Gedangsari dan Purwosari yang berada jauh dari pusat kota berhasil lunas lebih awal dalam membayar PBB.”Pelayanan untuk membayar PBB tidak hanya dilayani secara tunai di bank, namun bisa juga dibayarkan secara online melalui aplikasi e commerce. (gun/pra)

Gunungkidul