RADAR JOGJA – Seorang tersangka kasus dugaan pencurian handphone kabur dari tahanan Mapolsek Gedangsari. Dia berhasil melarikan diri usai mengelabuhi petugas dengan modus ingin berbuka puasa.

Tersangka Jamaludin, warga Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari. Pria berusia 26 tahun tersebut saat ini dalam pengejaran petugas gabungan Polres Gunungkidul dan Polda DIJ.

Tersangka diketahui kabur dari tahanan Mapolsek Gedangsari pada Kamis (4/3). Menurut keterangan kepolisian, tersangka JA berhasil melarikan diri dalam kondisi tangan tanpa terborgol.

Dari pemeriksaan awal, Jamaludin kabur dengan dalih meminta makan dan minuman kepada petugas untuk berbuka puasa. Pertimbangan kemanusiaan, permintaan dipenuhi dan petugas mencarikan makanan. Sial, pintu ruang tahanan lupa dikunci sehingga pelaku kabur.

“Saat petugas datang, tersangka sudah kabur dan hingga sekarang (Senin siang) masih dalam pencarian,” kata Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto saat dihubungi Senin(8/3).

Menurut dia, upaya pencarian tidak hanya melibatkan tim dari polsek. Namun juga mendapatkan bantuan dari jajaran Polres Gunungkidul serta tim dari Polda. Sesuai dengan instruksi kapolres, seluruh jajaran diminta membantu dalam upaya pencarian. “Kami juga sudah menetapkan DPO (daftar pencarian orang) kepada tersangka yang kabur,” ujarnya.

Kaburnya tersangka Jamaludin ikut menjadi perbincangan warga. Pada Minggu (7/2) warga dihebohkan dengan munculnya informasi orang asing mirip pelaku sedang minta makan kepada penduduk di wilayah Kapanewon Patuk.

Sementara itu, Kapolsek Patuk, Kompol Hendra Prastawa mengaku sedang menelusuri informasi keberadaan pelaku di wilayah hukumnya. Namun demikian kebenaran informasi tersebut masih belum dipastikan karena Jamaludin belum ditemukan.

“Kami minta kerjasama elemen masyarakat jika melihat keberadaan pelaku,” kata Hendra Prastawa.

Dibagian lain, seorang tetangga tersangka mengaku kaget mendengar informasi kasus hukum yang menjerat Jamaludin. Bahkan kabar kaburnya pelaku dari tahanan Mapolsek Gedangsari sudah beredar luas.

“(Jamaludin) dulu teman saya nongkrong. Orangnya baik dan dikenal sebagai guru pencak silat,” kata salah satu sumber yang meminta namanya tak disebut. (gun/pra)

Gunungkidul