RADAR JOGJA – Masa kerja Bupati Gunungkidul Badingah dan wakilnya, Immawan Wahyudi berakhir hari ini (17/2). Dikarenakan jadwal pelantikan bupati terpilih diundur, dipastikan pengisian jabatan diisi oleh Sekda Gunungkidul, Drajad Ruswandono.

Kepala Bidang Pemerintahan Umum, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Gunungkidul, Arif Kuncahyo mengatakan, hasil video conferensi dengan dengan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri dipastikan pelantikan kepala daerah terpilih mundur. Seharusnya proses pelantikan dilaksanakan hari ini.

Dijelaskan, sesuai instruksi pelantikan baru dilaksanakan di akhir bulan. Mengenai pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2020, belum ada kepastian tanggal. “Sesuai instruksi pelantikan baru dilaksanakan di akhir bulan ini,” ujarnya Selasa (16/2).

Guna mengisi kekosongan jabatan bupati, untuk sementara Drajad, ditunjuk sebagai pelaksana harian (Plh) bupati. Disinggung mengenai proses serah terima jabatan dari Bupati Badingah yang memasuki purna tugas ke Sekda selaku Plh, Arif mengakui kegiatan tersebut ditangani oleh bagian protokol kesekretariatan. ”Silahkan dikonfirmasi untuk pastinya,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Protokol Setda Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan, rencananya prosesi penyerahan dilaksanakan di Bangsal Sewokoprojo hari ini pukul 13.00 WIB. Undangan serah terima jabatan ke organisasi perangkat daerah (OPD) dan Forkompida.

“Sebelum proses serah terima jabatan, paginya akan ada open house di rumah dinas bupati,” ungkapnya.

Dia memastikan, agenda pamitan Badingah dan Immawan Wahyudi bersama OPD di lingkup pemkab pelaksanaannya tetap mengacu pada protokol kesehatan (prokes). (gun/bah)

Gunungkidul