RADAR JOGJA – Warga Kapanewon Rongkop, Dhefi Eli M memberikan klarifikasi terkait ucapan penyelewengan bansos di kalurahan Pucanganom. Hal itu berkaitan dengan hilangnya saldo di rekening bantuan sosial non tunai (BNT).

Sebelumnya dia memberikan keterangan kepada Radar Jogja yang dimuat pada 12 Januari 2021. Dhefi mengungkapkan adanya dugaan persoalan penyaluran bansos. Berawal dari informasi kader pengurus bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang menyebut bahwa bansos sembako tidak keluar. Namun saldo Rp 200 ribu di rekening bansos milik keluarganya berkurang.“Kesalahan pahaman yang terjadi antara saya, agen dan ketua kelompok disebabkan komunikasi yang kurang baik,” kata Dhefi Eli M Senin (18/1).

Setelah masalah mencuat, dipertemukan dengan pihak terkait. Hasilnya saldo KKS sudah diterima sesuai jumlah yang seharusnya. Dia meyakini dalam perkara tersebut tidak ada penggelapan bansos oleh pihak manapun. “Saya minta maaf, keterangan yang dibuat selama ini (di Radar Jogja) murni dari pandangan subyektif tanpa maksud menjatuhkan pihak manapun.  Surat pernyataan saya buat pada 12 Januari 2021. Saya yang salah,” ucapnya.

Sementar itu, Koordinator PKH Kabupaten Gunungkidul, Herjun Pangaribowo membenarkan adanya surat pernyataan klarifikasi dari warga Kapanwon Rongkop. Beberapa waktu lalu pihak dinas sosial (Dinsos) turun ke lapangan.“Dan hasilnya seperti itu. Surat pernyataan klarifikasi atas inisiatif (Dhefi) sendiri,” kata Herjun Pangaribowo.

Terpisah, Kabid Kesejahteraan Sosial Dinsos Gunungkidul Hadi Hendra Prayoga mengatakan, persoalan muncul karena adanya komunikasi yang kurang baik dari kedua belah pihak.“Katanya miskomunikasi. Yang lain dibawakan (sembako) yang bersangkutan belum,” kata Hadi Hendra Prayoga.

Dia menjelaskan, berdasarkan pedoman umum program sembako 2020, agen penyalur memiliki sejumlah tanggungjawab. Mulai dari menyediakan empat komoditi berupa kabohidrat, hewani nabati, sumber vitamin dan mineral. Agen juga dilarang melakukan sistem pemaketan. KPM bebas memilih komoditi sesuai kebutuhan. Bantuan boleh diambil selama jangka waktu satu bulan. (gun/pra)

Gunungkidul