RADAR JOGJA – Sepekan pelaksnaaan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) masih ditemukan sejumlah pelanggaran. Petugas terpaksa mengambil tindakan tegas, salah satunya pembubaran paksa acara hajatan pernikahan di wilayah Kapanewon Semin.

Selain hajatan warga, juga ada pelaku usaha tidak mematuhi jam operasional selama pembatasan aktivitas berlangsung. Bentuk pelanggaran seperti, tidak menyiapkan fasilitas cuci tangan dan tidak mengikuti aturan jaga jarak, sehinga menimbulkan kerumunan.

Sekretaris Satpol PP Gunungkidul, Sri Yudho Pramono mengatakan, petugas gabungan sentra penagakan hukum terus melakukan patroli pengawasan PTKM. Sebaran wilayah terjadi pelanggaran meliputi Kapanewon Wonosari, Paliyan, Saptosari.

“Untuk toko, jam operasional sampai pukul 19.00 WIB, tapi di lapangan ada yang masih buka di atas jam 21.00 WIB. Pelanggar kami tegur dan dilakukan pendataan,” kata Sri Yudho Pramono kemarin (17/1).

Pelanggaran aturan dalam PTKM juga terjadi di Mblembem, Candirejo, Semin. Warga nekat menggelar acara hajatan berujung pembubaran aparat gabungan. Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, acara pembubaran hajatan warga berlangsung pada Sabtu (16/1) siang. “Kami berharap untuk sementara tidak menggelar acara hajatan,” kata Suryanto.

Terpisah, Panewu Semin Witanto menjelaskan, pembubaran hajatan merupakan opsi terakhir dari tim satgas. Penyelenggara hajatan sudah diingatkan oleh RT hingga lurah namun tidak diindahkam.

“Laporan masuk ada 11 pasang menikah, 10 pasang mau membatalkan. Tapi satu pasang tetap melaksanakan hajatan padahal sudah diingatkan tetapi tetap nekat. Mau tidak mau kita tetap menegakkan aturan PTKM,” kata Witanto.
Pihaknya mengaku sudah melakukan sosialisasi dan juga edukasi terkait PTKM yang dilaksanakan 11 sampai 25 Januari 2021 mendatang. Untuk sepuluh pasang yang lain masih menunggu sambil melihat kondisi apakah akan melaksanakan hajatan atau tidak. Kepada warga perantauan juga diimbau agar tidak pulang kampung terlebih dahulu menunggu situasi kondunsif. (gun/bah)

Gunungkidul