RADAR JOGJA – Pemerintah terus menstabilkan kondisi perekonomian yang sulit di tengah pandemi Covid-19. Tahun ini sedikitnya ada tiga jenis bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat yang membutuhkan.

Tiga jenis bantuan sosial (bansos) yang siap didistribusikan meliputi, kartu sembako/nantuan atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bansos Tunai (BST). Rencanannya bansos tersebut disalurkan serentak bulan ini.

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogo mengatakan, saat ini sedang melakukan konsolidasi pelaksanaan pencairan dan sinkronisasi data penerima bansos. “Tidak boleh ada penerima bansos yang dobel,” kata Hadi Hendro Prayogo saat dihubungi Selasa (12/1).

Dia menjelaskan, penerima bantuan diolah dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial meliputi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Penerima Bantuan dan Pemberdaan Sosial serta Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS). DTKS memuat 40 persen penduduk yang mempunyai status kesejahteraan sosial terendah. “Semoga bulan ini bisa segara dicairkan,” ujarnya.

Oleh sebab itu pihaknya berkoordinasi dengan PT Pos selaku penyalur, Polres Gunungkidul, Kodim, dan pihak terkiat menyusul pemberlakuan pembatasan secara terbatas kegiatan masyarakat (PSTKM) mulai 11 Januari-25 Januari 2021. “Bantuannya senilai 300 ribu per bulan untuk BST rumah tangga. Akan berlaku 4 bulan ke depan,” ucapnya.

Menurut dia, terdapat beberapa rumah tangga penerima yang datanya masih harus disinkronkan NIK dan data di organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Ada beberapa perubahan pula berkaitan dengan masyarakat penerima bantuan sebesar 300 ribu tersebut. “Penerima BST rumah tangga sebanyak 35.402 KK dan 5.316 rumah tangga,” ungkapnya.

Lalu mengenai bantuan melalui program BPNT ada pengurangan penerima. Datanya juga diperoleh dari DTKS dan usulan desa tahun lalu. Menurutnya data yang ada untuk sementara tidak bisa ditambah atau dikurangi.

Sementara itu, Koordinator PKH Kabupaten Gunungkidul, Herjun Pangaribowo mengatakan, tahap pertama 2021 cair bulan ini. Penerima PKH mengalami perubahan, karena setiap tahun pasti ada yang mengundurkan diri atau graduasi mandiri. “Tahap pertama tahun ini PKH menyasar sebanyak 55.444 penerima manfaat,” kata Herjun Pangariwibowo. (gun/bah)

Gunungkidul