RADAR JOGJA – Setelah tahun lalu seluruh proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dihentikan, tahun ini dana fisik untuk Gunungkidul dari pusat turun lagi. Selama 2021 ada dua kegiatan penanganan jalan.

Kepala Seksi Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR) Gunungkidul Wadiyana mengatakan, dua proyek fisik tersebut menyasar wilayah Kapanewon Karangmojo dan Semin.“Pagu alokasi per sub bidang sekitar Rp 13 miliar,” kata Wadiyana saat dihubungi Senin (4/1).

Dia menjelaskan, proyek infrastruktur ini berupa rekontruksi atau peningkatan kapasitas struktur jalan kabupaten. Lokasi pertama ada di Neblak sampai dengan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo kebutuhan dana sebesar Rp 8,8 miliar. “Panjang jalan 2,5 kilometer,” ujarnya.

Kemudian lokasi kedua peningkatan kapasitas struktur jalan kabupaten Semin-Tambakromo Kapanewon Semin. Sementara kebutuhan dana mencapai Rp 3,7 miliar dengan panjang ruas jalan 1,2 kilometer. Sehingga total kebutuhan dana fisik sebesar Rp 12,5 miliar.“Selain itu, tahun ini juga ada kegiatan penunjang yakni, desain perencanaan untuk kegiatan kontraktual, volume satu paket kebutuhan dana sebesar Rp 568.330.000,” ucapnya.

Dia mengakui, sedikitnya jumlah kegiatan fisik tidak lepas dari mewabahnya Covid-19 di Indonesia. Dengan demikian membutuhkan beberapa aksi cepat yang dapat digunakan untuk pencegahan dan penanggulangan. “Tahun lalu harus menghentikan proses lelang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gunungkidul, Eddy Praptono mengatakan, sedikitnya ada empat item lelang proyek yang dihentikan di 2020. Mulai dari penghentian proyek insfrastruktur jalan Kepek-Ngobaran senilai Rp 23 miliar, irigasi Rp 4,5 miliar, air bersih Rp 3 miliar, sanitasi Rp 4,9 miliar dan anggaran perumahan kumuh sebesar Rp 2,7 miliar.“Tahun ini proyek jalan tembus Kepek-Ngobaran juga belum bisa dilanjutkan,” kata Eddy Praptono.

Meski demikian, untuk proyek menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) jalan terus. Seperti penyelesaian jalur Kepek-Ngrenehan, Saptosari sepanjang 3,5 kilometer, peningkatan jalan menuju Gua Cermai Kecamatan Purwosari sepanjang 0,6 kilometer, perbaikan jalan menuju Gua Pindul sepanjang 1,6 kilometer, serta akses menuju Pantai Ngeden sepanjang 3,7 kilometer. “Jadi ini proyek pembangunan jalan menuju jalur wisata,” ujarnya. (gun/pra)

Gunungkidul