RADAR JOGJA – Apa yang dilakukan oleh Komunitas Kalong memang tidak biasa. Sesuai namanya kalong, aktivitas komunitas ini dilakukan di malam hari. Tidak jauh berbeda dengan hewan kalong yang berburu di malam hari.

Kominitas kalong pun berburu di malam hari. Ya, mereka berburu sesuatu yang positif. Setiap malam, mereka stand by membantu pengendara yang mengalami masalah saat menempuh perjalanan.

Koordinator Tim Kalong, Muhammad Habib mengatakan, kalong merupakan akronim dari kawanan penolong. Nama tersebut mewakili spirit Habib dan enam teman lainnya dalam melakukan aksi sosial.
“Kami mulai aktif sekitar November 2019,” kata Habib warga Tumpak, Ngawu, Playen itu.

Dia menjelaskan, ide awal komunitas kalong berawal dari cerita suka duka pengelaju yang kerap mengalami kendala saat berada di jalan raya. Pada satu malam melihat pengendara mengalami ban bocor.
“Kemudian terpikir untuk membantu. Sekedar kami carikan tukang tambal ban, meski susah namun dapat tertangani. Pengendara itu merasa sangat terbantu,” ujarnya.

Bapak dua anak ini mengungkapkan, keluhan pengendara paling sering ketika malam tiba, karena umumnya bengkel sudah tutup. Dari sinilah bersama dengan teman-teman sepakat merelakan waktu dan tenaga membantu pengendara secara gratis.
“Setidaknya hingga saat ini sudah ratusan pengendara telah merasakan kehadiran tim kalong,” ungkapnya.

Agar lebih banyak orang yang membutuhkan jasanya, muncul inisiatif membuat group Facebook Info Lalu Lintas Yogyakarta. Guna memudahkan komunikasi, dibuatlah grup WhatsApp. Group sosial media tersebut menjadi sarana tukar informasi termasuk pantauan arus lalu lintas.

“Tujuan kami berguna bagi sesama. Kalaupun ada keluhan penggantian spare part kategori ringan, kami tidak meminta biaya ganti,” ucapnya.
Soal pembiayaan, dikatakan, selain patungan melalui group WA dan FB, komunitas juga menerima donasi. Beberapa spare part bekas diantaranya juga diperoleh dari bengkel salah satu anggota. Meski bekas, namun masih berfungsi dengan baik. Minimal bisa mengatasi kondisi darurat agar pengendara sampai ke rumah dengan selamat.

“Harapan kami ada orang sama yang memiliki niat serupa dari berbagai penjuru Gunungkidul agar ikut tergerak sehingga menambah jangkauan layanan,” terangnya. (gun/bah)

Gunungkidul