RADAR JOGJA – Setelah gelaran pilkada, Gunungkidul kembali akan menggelar pesta demokrasi di tingkat desa dengan digelarnya pemilihan lurah desa (pilurdes). Pilrudes yang akan digelar Oktober 2021 ini diikuti puluhan kalurahan tersebar di 17 kapanewon.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Kabupaten Gunungkidul, M Farkhan mengatakan, saat ini polrudes masuk dalam tahap menyiapkan tim khusus, yang bertugas melakukan persiapan, pelaksanaan maupun pasca-pelaksanaan.

Dijelaskan, tim khusus dibentuk beberapa bulan lalu. Sekarang mulai melakukan penyusunan draf peraturan bupati (perbub) berkaitan dengan pemilihan lurah secara serentak. “Baik persyaratan calon, peraturan dan tata cara penyelenggaraan. Secara prinsip tidak ada perubahan dalam peraturan yang disusun. Tim hanya melakukan penyempurnaan rumusan pasal dan ayat,” kata M. Farkhan Rabu (30/12).

Dia menjelaskan, pemungutan suara direncanakan pada bulan Oktober 2021. Pilrudes serentak diikuti sebanyak 58 kalurahan di 17 Kapanewon yang masa jabatan lurahnya telah habis.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan, salah satu tolak ukur kesuksesan penyelenggaraan pilurdes serentak adalah tingkat partisipasi. Oleh sebab itu pihaknya meminta kepada masyarakat agar menggunakan hak pilih sesuai dengan hati dan nuarani msaing-masing. Endingnya, pelaksaan pilurdes berjalan dengan aman dan lancar. “Jaga kerukunan, keamanan dan ketertiban agar situsai kondunsif,” kata Badingah. (gun/bah)

Gunungkidul