RADAR JOGJA – Saat terjadi bencana, koordinasi diperlukan agar tidak semrawut. Untuk kepentingan tersebut BPBD DIJ membuka Pos Aju atau Pos Induk Tim Reaksi Cepat (TRC) di Gunungkidul.

Anggota tim raksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIJ Agus Riyanto menyebut, pendirian Pos AJU diinisiasi dan difasilitasi oleh BPBD DIJ. Di DIJ, total Pos Aju baru ada empat titik. Di Gunungkidul didirikan di Jl. Baron, Padukuhan Seneng, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari.

“Penguatan perlu dilakukan mengingat potensi bencana yang bisa terjadi, terutama dari fenomena La Nina,” ujarnya dalam sosialisasi di Balai Kalurahan Karangrejek, Wonosari pada kemarin (26/11

Menurutnya, Pasca pertemuan, BPBD DIJ melakukan pendampingan langsung ke BPBD Gunungkidul hingga komunitas relawan. Termasuk memaksimalkan fungsi Pos Aju. Pendampingan diperlukan agar penanganan berbagai jenis bencana berjalan sesuai dengan rencana. Pos Aju bisa dikatakan juga sebagai semacam pos perwakilan BPBD propinsi yang ada di daerah-daerah.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki mengimbau kepada warga agar mewaspadai potensi bencana pada musim penghujan. Belum lama ini hujan memicu angin kencang menimbulkan sejumlah kerusakan bangunan rumah. “Begitu juga ancaman longsor dan banjir genangan harus diwaspadai bersama,” kata Edy Basuki. (gun/pra)

Gunungkidul