RADAR JOGJA – Seorang pemuda berinisial SBR,26, warga Kapanewon Playen dijemput paksa aparat kepolisian. Dia berurusan dengan petugas keamanan karena njawil dengan sengaja payudara perempuan.

Berdasarkan data Polsek Playen, korban berinisial A, penjual angkringan Kapanewon Playen. Peristiwa pelecehan berlangsung pada Senin (12/10) lalu. Suasana sepi pengunjung memudahkan pelaku berbuat nekat. Pasca kejadian korban wadul polisi, sementara pelaku dijemput di tempat hajatan.

Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi mengatakan, peristiwa pelecehan seksual menyentuh bagian dada korban dilakukan pada siang hari. Antara keduanya saling kenal sebatas hubungan pembeli dan penjual.

“Siang itu pelaku datang ke TKP dengan kendaraan. Posisi datang dari samping mencolek bagian dada menggunakan kunci sepeda motor. Aksi itu kembali berulang dengan jari tangan saat korban sedang membuatkan minuman,” kata Hajar Wahyudi Selasa (13/110).

Mantan Kapolsek Purwosari itu melanjutkan, tindakan asusila tersebut berujung kepada laporan polisi. Tidak butuh waktu lama, seorang pemuda yang telah diketahui indentitas lengkapnya segera digelandang aparat. “Pelaku sempat meminta maaf melalui pesan singkat kepada korban. Namun tidak direspon  karena merasa harga dirinya dilecehkan,” ungkapnya.

Atas kejadian ini pihaknya gerak cepat menindaklanjuti. Berdasarkan hasil pemeriksaan, inisial SBR dijerat dengan pasal 281 KUHP terkait dengan tindakan asusila, dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara.

“Dalam waktu 1×24 jam, SBR ditetapkan menjadi tersangka tindakan asusila. Namun karena ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan tersangka tidak ditahan. Proses dilanjutkan ke pengadilan,” terangnya.

Sementara itu, pelaku SBR ketika dikonfirmasi mengungkapkan penyesalan sedalam-dalamnya atas perbuatan yang dilakukan kepada koban. Dia mengaku khilaf dan tidak bisa menahan nafsu sehingga terjadilah peristiwa pelecehan seksual.

“Saya sadar dan tidak terpengaruh minuman keras saat melakukan. Saya tidak bisa menahan pandangan dan spontan melakukannya,” kata SBR dengan wajah menunduk. (gun/bah)

Gunungkidul