RADAR JOGJA – Mulai hari ini (17/8) hingga Rabu (19/8) kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Gunungkidul ditutup. Penutupan buntut dari ditemukannya kasus positif virus korona (Covid-19) di lingkungan dinkes.

Pegawai di lingkungan Diskes Gunungkidul yang terinfeksi Covid-19, terdiri dari 19 pegawai dinas, dan dua orang lainnya merupakan pegawai puskesmas.
Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka menyampaikan, pegawai dinyatakan positif telah menjalani perawatan.

Sebanyak 17 orang dirawat di RSUD Saptosari, dan satu isolasi di RSUD Wonosari, sementara tiga lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah. “Mereka merupakan pasien positif tanpa gejala (OTG),” kata Priyantya Minggu (16/8).

Pegawai yang melakukan isolasi mandiri wajib menerapkan isolasi ketat. Rumah harus memiliki kamar dan kamar mandi sendiri. Mereka dilarang melakukan aktivitas di luar. Petugas akan melakukan pemantauan secara ketat serta mengirimkan vitamin dan makanan bergizi.

Dijelaskan, pihaknya sudah menghadap buapati dan wakil bupati untuk melakukan penanganan guna meminimalisir risiko penularan. ”Mulai Senin sampai Rabu Diskes Gunungkidul tidak melaksanakan aktivitas perkantoran. Semua karyawan kami minta isolasi dan bekrja di rumah masing,” ungkapnya.
Lebih jauh dikatakan, pihaknya juga telah melakukan tracking terhadap kontak erat pegawai dinas kesehatan. Termasuk melakukan swab ulang terhadap 139 terhadap pegawai dinkes dan tinggal menunggu hasil.

Sementara juru bicara percepatan penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawati menjelaskan, banyaknya kasus di dinkes karena beberapa faktor. Sejak munculnya kasus baru korona, petugas tidak pernah libur dalam melayani masyarakat. “Kantor dinkes juga mempengaruhi, karena sulit melakukan jaga jarak,” jelasnya.

Berdasarkan data akumulasi, kasus Covid-19 saat ini mencapai 153 kasus atau ada kenaikan 25 kasus pada Sabtu (15/8). Pasien sembuh hingga kini sebanya 108 orang. Pasien dirawat ada penambahan 22 orang sehingga total menjadi 41 pasien. ”Meninggal ada empat kasus,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi meminta masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan. Diakui sekarang penerapan protokol kesehatan mulai kendor seperti penggunaan masker hingga aktivitas diluar rumah. “Adanya penambahan kasus dari pegawai dinas kesehatan harus menjadi perhatian bersama dan yang melakukan isolasi mandiri akan saya awasi betul,” kata Immawan. (gun/bah)

Gunungkidul