RADAR JOGJA – Kecamatan Wonosari menjadi kawasan perhatian serius karena jumlah kasusnya penderita Covid-19 terbanyak. Berasarkan sebaran wilayah di Gunungkidul, ada tiga kecamatan terjadinya kasus Covid-19.

Temuan enam kasus positif Covid-19 di Kecamatan Wonosari baru-baru ini, berbeda jika dibanding dengan kasus yang terjadi di Playen maupun Kecamatan Ponjong. Dua wilayah tersebut, sempat muncul kasus positif namun tidak terjadi transmisi.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Penanganan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengatakan, virus korona di Wonosari menyebar dari satu orang ke enam orang lainnya. Hal tersebut terjadi karena ada ketidakjujuran, ketidak disiplinan, maupun pola hubungan tidak sejalan dengan suasana darurat Covid-19. ”Kalau jujur akan berbeda hasilnya,” kata Immawan Wahyudi Rabu (30/4).

Dijelaskan, satu orang tidak mematuhi protokol pengendalian virus korona bisa berdampak kepada seluruh elemen masyarakat. Oleh sebab dibutuhkan sinergitas antara pemerintah dengan masyarakat. Dalam aspek, jelasnya ditarik kesimpulan bahwa gugus tugas dengan seluruh masyarakat menjadi korban dari ketidakdisiplinan dan ketidakjujuran warga yang terkena. ”Jangan malah dibalik  seolah-olah kegagalan petugas,” ketusnya.

Menurut Immawan, saat ini petugas tengah berjuang mengendalikan penyebaran Covid-19 di Gunungkidul. Sehingga, dirinya berharap masyarakat juga mendukung penuh dengan cara mentaati aturan-aturan yang ada. “Kembali kepada tranmisi lokal di Wonosari, sudah dilakukan pengusutan mendalam kepada yang diduga berinteraksi dengan orang reaktif rapid test,” ungkapnya.

Hasil tracking terhadap 143 warga, diketahui 19 orang positif rapid test (belum pasti positif) dari 19 di rapid test ulang dan swab hasilnya lima orang negatif. Sebanyak 14 orang dilakukan rapid test lagi, hasilnya tiga positif dan segera masuk kamar isolasi RSUD Wonosari. “Ada temuan rapid test positif tiga orang jadi 14. Mereka sudah dikarantina di RSUD Saptosari,” beber Immawan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawati mengatakan, jumlah ODP sebanyak 1.011 orang, selesai pemantauan 576, meninggal empat orang dan 65 orang masuk kategori PDP. Sedangkan jumlah warga yang selesai dipantau sebanyak 35 orang dengan korbang PDP meninggal sebanyak 15 orang. “jumlah positif delapan, sembuh dua, dan negatif covid 38,” kata Dewi Irawati. (gun/bah)

Gunungkidul