RADAR JOGJA – Eksekutif dan legislatif di Gunungkidul menggelar rapat paripurna online Senin (27/4). Agendanya penyampaian rekomendasi berkaitan dengan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Tahun Anggaran 2019.

Juru Bicara DPRD Gunungkidul, Ery Agustin S mengatakan, dalam penyampaian ini diserahkan rekomendasi di berbagai bidang. Masing-masing komisi melakukan pencermatan terhadap draf LKPJ bupati.  “Ada 25 halaman terkait rekomendasi yang kami serahkan ke bupati,” kata Ery Agustin.

Dari total 25 halaman, satu halaman menyoroti tentang bidang kesehatan. Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Namun demikian masih ada beberapa yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu bupati agar mengambil langkah-langkah strategis.

“Status perbaikan gizi masyarakat perlu ditingkatkan lagi terutama warga miskin dan ibu hamil (bumil),” ujarnya.

Kemudian, meningkatnya prevalensi penyakit menular  harus ditangani dengan kebijakan, program dan kegiatan nyata. Terutama dari aspek promotif dan pemberian komunikasi informasi edukasi (KIE) baik melalui sekolah, posyandu dan lainnya sehingga pengendalian penyakit menular menjadi optimal. “Ini penting untuk ditindaklanjuti pemerintah karena memang ada programnya,” ujarnya.

Menurut dia, pembahasan LKPJ merupakan salah satu perwujudan dan implementasi dari fungsi pengawasan DPRD dalam tata pemerintahan daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No.23/2014, Peraturan Pemerintah No.58/2005 dan Peraturan Pemerintah No.13/2019, serta peraturan perundangan lainnya. “Semua kami soroti. Termasuk bidang pendidikan dan lainnya,” ucapnya.

Dikatakan, rekomendasi memiliki arti strategis dalam meningkatkan kinerja birokrasi. Untuk itu Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban untuk melaksanakan rekomendasi tersebut agar pelaksanaan pemerintahan kedepan menjadi lebih baik.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan, pembahasan LKPJ merupakan kewajiban konstitusional. Diakui selama penyelenggaraan pemerintahan masih ada kekurangan sehingga butuh dukungan dan pengawasan. “Catatan-catatan yang diberikan dijadikan dasar perbaikan kebijakan di masa mendatang,” kata Badingah.  (gun/bah)

Gunungkidul