RADAR JOGJA – Pemerintah berupaya menurunkan harga jual gula konsumsi melalui operasi pasar (OP). Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunungkidul menggandeng pelaku usaha produsen gula.

“Bersama dengan PT Madukismo besok (hari ini) digelar OP di halaman parkir Pemkab Gunungkidul,” kata Kepala Disperindag Kabupaten Gunungkidul, Johan Eko saat dihubungi Senin (27/4).

Dikatakan, dalam pelaksanaan OP tersebut telah disiapkan satu ton sampai dengan dua ton gula pasir. Rencananya kegiatan itu berlangsung pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai.  “Untuk harga sesuai HET (harga eceran terencah) yakni Rp 12,500 per kg,” ujarnya.

Adanya oparasi pasar diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah pandemi virus korona. Seperti diketahui harga gula pasir dalam beberapa bulan terakhir harganya melambung hingga Rp 19 ribu per kg. “Harga gula pasir di pasaran di atas HET,” ungkapnya.

Mekanisme di lapangan, kata dia, menyesuaikan dengan protokol pengendalian Covid-19. Mulai dari social distancing, penggunaan masker hingga cuci tangan. Dia berharap masyarakat yang ingin membeli gula pasir OP mematuhi aturan keselamatan bersama. “Pelaksanaan OP ini juga bekerjasama dengan Disperindag DIJ,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Disperindag Gunungkidul Yuniarti Ekoningsih mengatakan, pelaksanaan di lapangan selama OP sangat penting. Menghindari kerumunan, pembelian dilakukan dengan metode antrean perwakilan kolektif. Satu orang sebagai perwakilan membawa daftar nama pembeli. “Daftar tersebut berisi nama, alamat, serta NIK pembeli. Pembelian diwakilkan lewat satu orang sehingga tak terjadi kerumunan massa,” kata Yuni.

Sebelumnya, Bupati Gunungkidul, Badingah meminta kepada pihak terkait supaya melakukan pengawasan distribusi sehingga pasokan lancar dan harga di pasaran tidak naik. Kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) juga diminta mengontrol harga kebutuhan pokok.

“Kebutuhan gas melon ketersediaan dan harga juga harus terkontrol,” kata Badingah. (gun/bah)

Gunungkidul