RADAR JOGJA – Jajaran Polres Gunungkidul terus berupaya menciptakan rasa aman kepada masyarakat, terutama di tengah pandemi virus korona. Anggota kepolisian dari masing-masing wilayah hukum polsek disiagakan melakukan patroli.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul Eni Nurwidhiastuti mengatakan, patroli menjadi salah satu upaya pencegahan kejahatan. Selain itu, kepolisian juga melakukan pengamanan terbuka dan tertutup di lokasi obyek vital. “Patroli menyasar kawasan tergolong rawan kriminalitas,” kata Eni Nurwidhiastuti Rabu (22/4).

Dengan demikian tindak kejahatan dapat dicegah atau diminimalisasi Personel dituntut  lebih intensif melaksanakan patroli jalan raya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. “Kami juga memonitor dengan closed circuit television (CCTV). Selain pemantauan arus kepadatan lalu lintas, bermanfaat untuk mengawasi potensi kejahatan jalanan,” ujarnya.

Selain patroli, personel akan turun dan berdiskusi dengan masyarakat untuk mengetahui situasi kemananan dan ketertiban di tengah masyarakat. Di lapangan, mereka mencari informasi yang menjadi keluhan dari warga. “Dalam satu bulan terakhir tercatat ada enam kasus kejahatan. Mulai dari penipuan, penggelapan, pencurian, dan perzinaan,” ungkapnya.

Sementara itu, sebagai upaya mencegah warga binaan penerima asimilasi dampak covid-19 melakukan tindak pidana, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Gunungkidul mendatangi klien asimilasi.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian setelah di daerah lain klien asimilasi kembali melakukan tindak kriminal. Sekaligus pengawasan agar klien asimilasi berperilaku baik di masyarakat dan tidak melakukan kembali tindak pidana. (gun/din)

Gunungkidul