RADAR JOGJA –  Jenazah seorang warga di Playen, nyaris tidak terurus. Penyebabnya, sebelum meninggal memiliki riwayat dikunjungi cucunya yang mudik dari luar kota.

Ketua Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Gunungkidul, Immawan Wahyudi menuturkan, bahkan keluarga terdekat tidak berani mendekati jenazah. Padahal semasa hidup tidak masuk dalam status orang dalam pantauan (OPD) maupun pasien dalam pengawasan (PDP).

“Beberapa hari lalu kami menerima laporan ada salah satu warga meninggal dunia. Pihak keluarga dan masyarakat tidak ada yang berani mendekati jenazah, karena sebelum meninggal dikunjungi cucunya dari wilayah Depok, Jawa Barat,” kata Immawan di Puskesmas Karangmojo II, Karangmojo kemarin (3/4).

Pihaknya langsung mendatangi rumah duka di wilayah Kecamatan Playen bersama petugas kesehatan. Menggunakan alat pelindung diri (APD) kemudian dikuburkan sesuai dengan protokol penanganan jenazah covid-19. “Disaksikan seorang cucu, prosesi pemakaman (kakek) dilakukan oleh petugas terlatih,” ujarnya.

Immawan mengakui, suasana ketidakpastian ini tidak hanya terjadi di Gunungkidul tetapi juga diseluruh Indonesia. Mereka yang meninggal dan pernah berinteraksi dengan warga di zona merah Covid-19 akan mengambil jarak dengan jenazah. “Padahal yang di Playen itu belum tentu korona,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, meski sebelum meninggal sempat kontak dengan pemudik namun hingga saat ini belum masuk PDP. Diakui, sekitar dua minggu lalu sebelum meninggal sempat didatangi cucu dari Depok. “(sebelum meninggal) ada penyakit asma dan asam urat,” kata Dewi Irawati.

Meski demikian, untuk wilayah RT dan dusun sekitar rumah duka tetap disemprot disinfektan. Sementara terkait informasi yang beredar di masyarakat adanya korban positif meninggal di Panggang, pasien itu dirawat di salah satu rumah sakit swasta, dan dirujuk ke RS Sardjito. “Memang dia lebih condong penyakit lain yakni penyakit jantung, dan tidak dimasukkan ke PDP,” ujarnya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Gunungkidul jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 31 orang, jumlah yang sudah diambil spesimen 15 orang. Dari jumlah itu, seorang dinyatakan positif, dan sebelas dalam proses laboratorium. Jumlah PDP dirawat sebanyak 7 orang. Jumlah PDP yang meninggal 2 orang, negatif tiga orang. Sementara ODP berjumlah 762 orang dan dirawat 4 orang. (gun/bhn)

Gunungkidul