RADAR JOGJA – Pandemi virus korona mengancam keberlangsungan hidup dunia usaha. Oleh sebab itu, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gunungkidul meminta dilakukan kesepakan sebagai upaya perlindungan bersama.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gunungkidul, Ahmad Ahsan Jihandan mengatakan, sesuai hasil rapat koordinasi yang membahasan pelaksanaan perlindungan pengupahan bagi pekerja, ada hal penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan atau tempat pemberi kerja.

Dewan pengupahan sepakat untuk melaksanakan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan dan mengimbau kepada perusahaan untuk membuat kesepakatan antara pengusaha dan pekerja.  Kesepakatan itu sebagai antisipasi kejadian yang tidak terduga atau apabila perusahaan akan melakukan pembatasan kegiatan usaha yang mengakibatkan sebagian atau seluruh pekerjaannya tidak masuk kerja.

“Perubahan besaran maupun pembayaran harus memperhatikan asas kemanusiaan, termasuk sistem kerja harus ada kesepakatan bersama antara perusahaan dan karyawan,” ujar Ahmad Jumat (27/3).

Sementara itu, Human Resources Development PT Woneel Midas Leathers (WML), Ngemaludin mengatakan  sejauh ini aktivitas perusahaan masih berlangsung. Meski demikian, upaya pencegahan penularan Covid-19 terus dilakukan secara masif. Ada beberapa kebijakan yang sudah perusahaan jalankan dalam menyikapi Covid-19.

Sebagai langkah pencegahan dilakukan screening di area perusahaan. Pintu masuk di sterilisasi menyasar karyawan menggunakan anti septik. Tidak hanya badan, namun juga kendaraan yang dugunakan para buruh. “Pintu berikutnya sebelum karyawan beraktivitas masih disemprot dan disediakan hand sanitizer serta masker,” ujarnya.

Sedangkan terkait kebijakan sistem kerja, dijelaskan perusahaan masih menunggu keputusan dari pusat. Namun dalam bebrapa hari ke depan kemungkinan muncul kebijakan yang mengatur tentang sistem kerja. “Apakah nantinya masuk kerja dengan sistem shift, kami masih menunggu kebijakan pusat,”ucapnya.

Diakui keberadaan Covid-19 sangat berdampak terhadap dunia industri. Oleh sebab itu dia berharap wabah tersebut segara berakhir dan aktivitas kembali normal.

Disinggung mengenai pengupahan, menurutnya sejauh ini belum ada perubahan. “Termasuk THR (tunjangan hari raya) belum ada pembahasan,” ungkapnya. (gun/bah)

Gunungkidul