RADAR JOGJA – Kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati Bantul semakin kompetitif. Kekuatan bakal calon dari dua kubu Suharsono dan Abdul Halim Muslih yang digadang-gadang akan maju dalam perhelatan tersebut ternyata belum mengerucut. Karena, pasca PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi berkoalisi, giliran partai-partai kecil siap membangun berkoalisi membentuk poros tengah.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Bantul Mahmud Ardi Widanto mengatakan, empat partai yang siap membentuk poros tengah adalah  Partai Amanat Nasional dengan 5 kursi, Partai Keadilan Sejahtera (4), Partai Persatuan Pembangunan (2P), dan Partai Demokrat (2).

Gagasan tersebut berdasarkan pertemuan Ardi Ketua DPD PKS Bantul Amir Syarifudin, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Bantul Hasyim Turmudzi dan Bendahara DPC Partai Demokrat Bantul Edy Prabowo di Plumbon Banguntapan, Kamis (20/2). “Hasil kesepakatannya, membentuk poros tengah kerakyatan dan mengusung PAN sebagai bakal calon bupati,” ungkap Ardi.

Kendati begitu, pihaknya masih akan membuka komunikasi. Termasuk mengajak Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Bulan Bintang (PBB). Untuk mengusung bakal pasangan calon (paslon), setidaknya memiliki minimal 9 kursi. “Jika partai poros tengah kerakyatan ini bergabung, jumlah kursi akan terpenuhi,” tutur dia.

Dalam pertemuan itu, kader PAN yang ditunjuk sebagai balon bupati yakni Mahmud Ardi Widanto. Karena belum lama ini dia telah menerima mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN untuk mengajukan diri sebagai bakal calon bupati. Dia diminta agar mencari bakal paslon wakil bupati.”Kalau wakilnya, sementara masih diinventarisasi. Ada 5 balon,” ucapnya.

Dia menyebut kelima balon tersebut dari kalangan politisi, Polri, pengusaha, dan kerabat Pura Pakualaman. Pertimbangannya adalah kesamaan visi misi dan pilihan alternatif di Bantul.

Selanjutnya, nama-nama balon akan diajukan ke DPP PAN guna mendapatkan rekomendasi sekaligus koalisi.

Sementara itu, Administrasi Tim Pemenangan PAN Wildan Nafis mengatakan, PAN siap pengusung Mahmud Ardi Widanto sebagai satu-satunya balon yang diajukan. “Andai kata sebagai balon bupati atau wabup, kami (internal) siap usung mas Ardi,” ungkap Wildan, Rabu (19/2).

Poros tengah kerakyatan ini diketuai oleh Ketua DPC PPP Hasyim Turmuzi. Hasyim mengatakan, dalam waktu dekat ini akan dilakukan deklarasi poros tengah kerakyatan. Menurutnya, poros tengah  ini menjadi alternatif bagi partai kecil untuk turut berkontestasi 23 September mendatang. Karena partai-partai besar dirasa sudah pede bertarung tanpa partai kecil.”Kalau merapat PKS pasti. Tapi kalau PBB masih tanda tanya,” ucapnya. (mel/din)

Gunungkidul