GUNUNGKIDUL – Lebih dari 3.000 offroader dari berbagai propinsi di Indonesia mengikuti Jogja Hard Enduro (JHE) ke- 7 di Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini digelar oleh IOF 2×1 Pengda DIJ bekerjasama dengan Kawasaki.

Kali ini lokasi penyelenggaraan berlangsung di Lanud Gading, Kecamatan Playen. Event tersebut juga diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-73. Rute yang dilalui, start dari Lanud Gading pada pukul 08.00 peserta trail akan menuju arah utara menuju Embung Langgeran, Kecamatan Patuk. Peserta akan finish dan kembali ke Lanud Gading untuk menikmati hiburan dan menunggu pengundian hadiah.

Ketua Panitia Penyelengara Widi Nugroho mengatakan dalam event tahun ini diikuti lebih dari 3.000 peserta, baik di kelas privatt maupun reguler. Peserta yang terdaftarpun  dari seluruh Indonesia mulai dari Aceh, Medan, Lampung, Kalimantan, Bali dan Jakarta. Bahkan pada kelas privat kemarin ada beberapa peserta dari mancanegara.

“Kami menjamin 100 persen rute yang dilalui aman dan sangat menarik,” kata Widi Nugroho ditemui disela acara, Minggu (16/6).

Dengan harga tiket Rp. 175.000 untuk kelas reguler peserta akan mendapatkan banyak fasilitas dari pantita berupa asuransi, kaos, hiburan live music hingga kesempatamn mendapatkan undian utama, yaitu10 unit kawasaki KLX 150 dan banyak hadiah menarik lainnya.

Sementara itu guna mempromosikan lokasi wisata di Gunungkidul, Dinas pariwisata (Dispar) Gunungkidul memfasilitasi lokasi destinasi yang dipilih panitia yaitu Embung Batara Sriten Gedangsari pada hari sabtu (15/06) dan Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk pada hari minggu (16/06).

“Sebaliknya para peserta diharapkan bisa lebih mengenal destinasi pariwisata di Gunungkidul dan selanjutnya mempromosikannya melalui foto – foto yang mereka unggah di media sosial,” kata Kepala Dispar Gunungkidul Asti Wijayanti. (gun/pra/er)

Gunungkidul