RADARJOGJA.CO.ID – Polres Gunungkidul masih menggelar sosialisasi ketertiban lalulintas. Kali ini, cara yang disampaikan cukup unik. Yakni, dengan menggelar atraksi wayang orang. Sebagian anggota polisi mengenakan kostum tokoh dunia wayang dan mengingatkan pengguna jalan agar menjaga keselamatan di jalan raya.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul AKP Samiyono mengatakan, agenda sosialisasi ini bertepatan dengan agenda Operasi Simpatik Progo 2017. Kegiatan ini digelar di kawasan Titik Nol Kilometer, Rabu (2/3). Berbarengan dengan itu, disediakan pula pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM). “Acara dimulai pukul 7.00 hingga 8.00,” kata Samiyono.

Ia meneruskan, dalam melakukan imbauan tertib berlalu lintas, sejumlah polisi mengenakan busana wayang orang punokawan. Sembari membawa sejumlah poster, mereka menyapa setiap pengguna jalan. Para petugas yang melakukan sosialisasi tertib lalu lintas menggunakan dialeg bahasa jawa.

“Sengaja memilih kostum punokawan karena dekat dengan budaya Jawa, agar lebih mudah dimengerti dan pesan sampai ke masyarakat dengan cepat,” terangnya.

Samiyono berharap, masyarakat mematuhi peraturan berlalu lintas demi keselamatan bersama. Imbauan ini diberikan pada seluruh lapisan masyarakat agar tertib di jalan.

Berdasarkan data, kesadaran tertib berlalu lintas terus meningkat. Pada 2015, jumlahtilang sebanyak 6.501 kasus dan teguran 2.420 kasus. Sementara pada 2016, jumlah pelanggar yang ditilang sebanyak 4.725 dan teguran 1.440 dengan denda tilang Rp 95 juta.

“Penurunan jumlah pelanggar ini menunjukkan kesadaran masyarakatuntuk tertib lalulintas semakin baik,” katanya.(gun/hes)

Gunungkidul